Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Targetkan Hasil Tes Usap Covid-19 Keluar dalam Waktu 24 Jam, Ini Alasan Pemprov Aceh

Targetkan Hasil Tes Usap Covid-19 Keluar dalam Waktu 24 Jam, Ini Alasan Pemprov Aceh Ilustrasi corona. ©2020 Merdeka.com/liputan6.com

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Aceh menargetkan hasil uji RT-PCR bisa diketahui dalam kurun waktu satu kali 24 jam setelah dilakukan tes usap, seperti dilansir Antara, Sabtu (17/10/2020).

Selain itu, Pemerintah Aceh juga menetapkan jadwal dan kuota harian pengiriman sampel tes usap dari kabupaten/kota. Skema tersebut telah ditetapkan dalam Surat Gubernur Aceh Nomor:440/14872‬ perihal Pemeriksaan Sampel Covid-19 dengan Tes RT- PCR.

Sampel Tes Usap

“Pemerintah Aceh menetapkan jadwal dan kuota harian pengiriman sampel tes usap dari kabupaten/kota. Sampel tes usap yang dikirim dari daerah itu akan diperiksa di tiga laboratorium RT-PCR yang berada di RSUDZA, Balitbangkes Aceh dan Labkesda Aceh,” terang Sekda Aceh Taqwallah di Banda Aceh, Sabtu.

Menurut penjelasan Taqwallah, setiap kabupaten/kota mendapatkan jumlah kuota sampel tes usap yang berbeda. Penetapan kuota tersebut menyesuaikan dengan kondisi kasus Covid-19 di setiap daerah.

ilustrasi swab test atau tes usap covid 19

©2020 Merdeka.com/usar.army.mil

Begitu juga dengan jadwal harian pengiriman sampel tes usap dari daerah, Pemerintah Aceh mengaturnya mulai dari jam pengiriman sampai dengan jam dikeluarkan hasil.

“Sampel usap dikirim ke Banda Aceh pada jam yang telah ditentukan, nantinya akan diterima oleh tim posko Covid-19 Dinas Kesehatan Aceh, mereka yang akan bawa ke laboratorium PCR. Dengan cara begini Insya Allah hasil akan keluar dalam waktu 24 jam," lanjut Taqwallah.

Akan Bangun Laboratorium

Dalam beberapa waktu ke depan, lanjut Taqwallah, Pemerintah Aceh akan membangun 3 laboratorium PCR di tiga kabupaten/kota yang letaknya menyesuaikan dengan zonasi wilayah Aceh.

Ia mengatakan dengan bertambahnya laboratorium tersebut, jumlah sampel usap yang diperiksa bisa lebih banyak dan hasilnya akan keluar lebih cepat.

Selain persoalan pemeriksaan tes usap, Sekda juga meminta seluruh kepala daerah di provinsi itu memaksimalkan peran tenaga kesehatan di Puskesmas, mulai dari kepala hingga bidan desa untuk mengawal pencegahan penyebaran Covid-19.

alat tes pcr covid 19

©2020 Merdeka.com/indonesia.go.id

Ia meminta para tenaga kesehatan mengawal ketat masyarakat yang masuk kategori suspek disiplin menjalankan isolasi mandiri.

"Para tenaga kesehatan harus selalu mengingatkan agar mereka disiplin menerapkan 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," pintanya.

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP