Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Siap Hadapi Era Industri 4.0, Ini yang Dilakukan Pelaku UMKM di Probolinggo

Siap Hadapi Era Industri 4.0, Ini yang Dilakukan Pelaku UMKM di Probolinggo UMKM Perikanan di Probolinggo. ©2021 Merdeka.com/probolinggokab.go.id

Merdeka.com - Puluhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sektor perikanan dan peternakan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mengikuti pelatihan vokasi. Pelatihan yang digelar Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM itu dilakukan di Bromo Park pada 17-19 September 2021.

"Memasuki tahun kedua pandemi Covid-19, kondisi disruptif itu terus berpengaruh pada kondisi sosial ekonomi masyarakat. Dampak negatif tidak hanya memukul sektor kesehatan, namun berbagai sektor perekonomian khususnya bagi pelaku UMKM," ungkap Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto di Probolinggo, Sabtu (18/9/2021).

Kekuatan Merek

Menurutnya, kunci sukses UMKM terletak pada kekuatan merek. Oleh karena itu, UMKM harus membangun citra merek yang positif dengan memperkuat citra personal, legal, dan produk.

"UMKM akan sukses dan berhasil jika aspek tersebut sehat serta berkualitas," imbuhnya.Oleh karena itu, lanjut dia, UMKM harus bangkit dan terus berkarya serta mampu menjadi agen percepatan pemulihan ekonomi berbasis ekonomi rakyat. Selama ini, UMKM menjadi entitas bisnis yang inovatif, tangguh, mandiri dan berdaya saing.

"Di tengah badai pandemi tantangan revolusi Industri 4.0, pelaku UMKM harus inovatif dan adaptif serta mampu terus menjadi pilar perekonomian nasional untuk mewujudkan serta sebagai entitas bisnis yang sehat, tangguh, mandiri, kekinian dan berdaya saing," jelas Anung, dikutip dari Antara.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi

umkm perikanan di probolinggo

©2021 Merdeka.com/probolinggokab.go.id

Sementara itu, Kepala Bidang Pelatihan dan Pendampingan SDM Usaha Mikro Deputi Pengembangan Kapasitas Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Aby Aldrin Bahrony menyatakan bahwa UMKM Indonesia memiliki peran penting mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional, menciptakan peluang kerja, serta berkontribusi dalam kinerja ekspor.

"Potensi usaha mikro sangat besar, namun perlu adanya peningkatan daya saing agar usaha mikro bisa mencapai output potensial dalam mendukung perekonomian nasional. Terlebih dengan adanya tantangan globalisasi di era Industri 4.0 ditandai dengan munculnya berbagai jenis teknologi-teknologi baru," ungkapnya.

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP