Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sediakan Lapak Resmi Hewan Kurban, Begini Cara Cerdas Pemkab Sidoarjo Antisipasi PMK

Sediakan Lapak Resmi Hewan Kurban, Begini Cara Cerdas Pemkab Sidoarjo Antisipasi PMK Ilustrasi sapi. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Gerard Koudenburg

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur menyediakan lapak resmi penjualan hewan kurban di 18 kecamatan menjelang pelaksanaan Hari Raya Iduladha 1433 Hijriah yang jatuh pada hari Minggu 10 Juli 2022 mendatang.

Penyediaan lapak bagi pedagang hewan kurban di Kabupaten Sidoarjo bertujuan untuk memastikan hewan kurban yang beredar di pasaran dalam kondisi sehat.

"Pasalnya hewan kurban yang dijual di lapak tersebut dipantau kesehatannya oleh Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo," tutur Wakil Bupati Sidoarjo Subandi, Rabu (7/7).

Sidak Lapak Resmi

Wakil Bupati Subandi bersama Forkopimda Sidoarjo melakukan sidak terhadap salah satu lapak resmi penjualan hewan kurban di Kecamatan Waru.

Kedatangannya bersama Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro dan Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. Masarum Djatilaksono bertujuan untuk memastikan langsung kesehatan hewan kurban yang dijual.

Berdasarkan hasil sidak diketahui bahwa seluruh hewan kurban yang dijual di lapak resmi penjualan hewan kurban Kecamatan Waru kondisinya sehat tidak ada tanda penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Kami sidak ke sini untuk mengecek kondisi hewan kurban baik sapi maupun kambing kondisinya seperti apa. Alhamdulillah semua dalam kondisi baik," jelas Wabup Sidoarjo, dikutip dari Antara.

Imbau Masyarakat Tak Khawatir

upaya pencegahan penyakit mulut dan kuku pada sapi di depok

©2022 Merdeka.com/Arie Basuki

Orang nomor dua di Pemkab Sidoarjo itu memastikan pihaknya akan selalu memantau kesehatan hewan kurban di lapak-lapak resmi penjualan hewan kurban.

Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kesehatan hewan kurban yang dibeli di lapak resmi.

Tim pengawasan kesehatan hewan Sidoarjo, kata dia, juga akan segera melakukan pengobatan apabila ditemukan hewan kurban bergejala PMK.

"Tiap-tiap kecamatan ada lapak resmi dan pengawasannya dilakukan oleh masing-masing Camat," ujar Subandi.

Imbauan untuk Pedagang Hewan Kurban

Dia mengimbau penjual hewan kurban di pinggir jalan untuk menempati lapak yang disediakan Pemkab Sidoarjo. Tujuannya agar mudah dilakukan pengawasan kesehatan hewan kurban yang dijual. 

Pemkab Sidoarjo akan menindak penjual hewan kurban di pinggir jalan yang tidak berizin. Hal itu dilakukan untuk menjaga penyebaran penularan wabah PMK tidak terjadi pada hewan kurban yang dijual di Kabupaten Sidoarjo.

"Kalau dia (pedagang hewan kurban) tidak ada surat ya tidak diperbolehkan karena kita menjaga betul penularan wabah PMK tidak terjadi di Kabupaten Sidoarjo," tegas Wabup Subandi.

Senada, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro juga meminta penjual hewan kurban menempati lapak resmi yang disediakan oleh Pemkab Sidoarjo.

Penyekatan Pengiriman

003 hery h winarno

©2018 Merdeka.com

Polresta Sidoarjo juga akan melakukan penyekatan pengiriman hewan kurban dari daerah lain untuk memantau kesehatan hewan kurban yang akan dijual di Kabupaten Sidoarjo.

Pihaknya tidak melarang pengiriman hewan kurban dari daerah lain dengan syarat hewan kurban tersebut sehat. 

"Penyekatan masih berlangsung di titik-titik pos tertentu, di situ akan ditanyakan sapi-sapi itu akan dijual ke mana dan akan diarahkan ke titik-titik penjualan yang telah disediakan di tiap kecamatan," ujar Kusumo.

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP