Rumah Berantakan Penuh Darah, Begini Kronologi Evakuasi Korban Bunuh Diri di Blitar
Merdeka.com - Hafiz Jefri Fajar Hidayat (22), warga Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Jawa Timur berhasil diselamatkan dari upaya percobaan bunuh diri. Jajaran Kepolisian Sektor Sukorejo langsung membawa korban ke rumah sakit guna mendapatkan pertolongan medis.
Menurut keterangan Kepala Polsek Sukorejo, Kota Blitar Kompol Slamet Pujiono, sebelumnya korban sempat datang ke rumah rekannya yang bernama Roby dengan diantar temannya yang lain mengendarai motor.
"Tiba di rumah Roby, yang bersangkutan ini dalam keadaan mabuk kemudian tiduran di ruang tamu sambil mengobrol bersama rekannya. Saat mengobrol tersebut, Fajar mengatakan ingin pergi ke Kalimantan karena punya masalah, namun Fajar tidak cerita masalah apa," ungkap Kapolsek Sukorejo di Blitar, Rabu (19/5).
Kronologi Kejadian
Sementara itu, menurut keterangan Roby, beberapa teman yang sebelumnya sempat ke rumahnya sudah pulang, namun Fajar masih tidur di ruang tamu rumahnya. Roby juga sempat berangkat kerja dan meninggalkan korban Fajar yang masih tidur.
Fajar kemudian dijemput temannya yang lain, hendak diajak kerja berjualan buah. Namun, saat masuk ke dalam rumah Roby, kondisi sudah berantakan.
Korban Fajar ditemukan bersimbah darah. Rekannya itu langsung menghubungi tetangga sekitar dan polisi. Tak berapa lama, personel Polsek setempat datang dan langsung mengevakuasi korban.
Kondisi Korban

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/stavklem
Saat ditemukan, posisi korban miring dengan kepala menghadap ke barat dan kaki membujur ke timur. Tubuhnya bersimbah darah. Petugas menemukan pisau dapur di dekat tubuh korban.
Saat diperiksa petugas, korban Fajar masih bernapas sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
"Dugaan sementara korban melakukan percobaan bunuh diri dengan menggunakan pisau dapur di dalam rumah Roby dengan cara menusuk bagian perut korban hingga robek. Sampai saat ini korban dalam kondisi hidup dan langsung dibawa ke rumah sakit," imbuh Kompol Slamet, dikutip dari Antara.
Tindak Lanjut
Selain meminta keterangan dari rekan-rekan korban, polisi juga melakukan olah TKP di lokasi kejadian untuk memastikan apakah kasus ini merupakan percobaan bunuh diri atau kasus lainnya.
Kini, korban masih menjalani perawatan medis di rumah sakit. Sementara itu, rumah rekannya yang menjadi TKP dibersihkan setelah mendapatkan izin dari polisi. Setelah sebelumnya polisi menuntaskan pemeriksaan. Para tetangga juga sempat kaget dengan kejadian tersebut, namun mereka tidak mengetahui kejadian sebenarnya. Mereka berharap korban bisa diselamatkan dan kembali sehat seperti sediakala.
(mdk/rka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya