Rencanakan Masa Depan Lebih Baik, Penyintas Terorisme di Magetan Ikut Kegiatan Ini
Merdeka.com - Sejumlah penyintas terorisme di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengikuti pelatihan kerja yang difasilitasi Badan Nasional Penanggulangan Teorisme (BNPT) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.
Pelatihan kerja tersebut merupakan wujud implementasi program Kesiapsiagaan Nasional guna menanggulangi radikalisme.
Kepala BNPT, Komjen Boy Rafli Amar menuturkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak guna melakukan program lanjutan penanggulangan terorisme, baik secara fisik maupun nonfisik.
"Di sektor fisik, ada penanggulangan berbasis kesejahteraan. Salah satunya seperti ini, memfasilitasi penyintas terorisme di Magetan dengan pelatihan kerja, UMKM, ataupun lainnya," terang Komjen Boy Rafli Amar dalam kunjungannya di Magetan, Selasa (16/11/2021).
Pelatihan Kerja dan UMKM
BNPT hadir dengan memberikan penguatan fisik, psikis, sosial, dan finansial kepada para penyintas terorisme agar mereka dapat bangkit dari kedukaan masa lalu serta merencanakan masa depan yang lebih baik.
"Dengan penanggulangan kesejahteraan atau sektor fisik tersebut diharapkan penerima manfaat dapat merasakan kehadiran negara sehingga kecintaan terhadap Tanah Air dapat terpupuk dan tumbuh kembali dengan baik," imbuh Komjen Boy Rafli, mengutip dari ANTARA.
Sementara itu, di Kabupaten Magetan sendiri tidak banyak mantan narapidana teroris (napiter) yang mendapatkan pelatihan kerja dan UMKM, yakni di bawah 10 orang.
Pembangunan Karakter
View this post on Instagram
Penanggulangan terorisme dalam bentuk nonfisik diwujudkan dalam pembangunan karakter para penyitas terorisme. Tujuannya supaya para penyintas tidak kehilangan pemahaman tentang Pancasila sebagai ideologi bangsa.
Sejumlah program penanggulangan terorisme yang sudah masuk ke Magetan yakni forum keserasian sosial dan kearifan lokal di Kelurahan Selosari dan Desa Temboro.
Selain itu, ada pula program pelatihan keterampilan UMKM, bantuan alat kerja, serta pengadaan Balai Latihan Kerja di Pondok Pesantren AL Muslimin di Desa Sumberagung.
"Program-program tersebut sangat membantu dalam proses pembangunan di wilayah Kabupaten Magetan," tutur Bupati Magetan, Suprawoto.
Ia berharap, kerja sama antara BNPT dan Pemkab Magetan melalui program-program tersebut dapat membantu menanggulangi ancaman terorisme.
(mdk/rka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya