Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Puluhan Jenis Burung Laut Australia Migrasi ke Gresik, KLHK Rencanakan Ini

Puluhan Jenis Burung Laut Australia Migrasi ke Gresik, KLHK Rencanakan Ini Mangrove Ujungpangkah Gresik. ©2021 Merdeka.com/disparbud.gresikkab.go.id

Merdeka.com - Kawasan Mangrove Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur ditetapkan sebagai Kawasan Ekosistem Esensial (KEE). Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menetapkan kawasan Mangrove Ujungpangkah sebagai KEE karena kawasan itu menjadi tempat migrasi puluhan jenis burung laut dari Australia.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani di Gresik berterima kasih atas penobatan wilayahnya sebagai KEE. Ia berharap keputusan itu mampu mendorong perekonomian warga setempat.

"Semoga dengan penobatan ini bisa menjadikan masyarakat Ujungpangkah dan sekitarnya sejahtera. Kami akan siap menjaga kelestarian lingkungan wilayah mangrove Ujungpangkah agar tetap lestari," ujar Gus Yani, panggilan akrab Fandi Akhmad Yani, Jumat (4/6/2021).

Akan Dikenalkan ke Dunia Internasional

Direktur Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial (BPEE) KLHK Asep Sugiharta mengungkapkan, penetapan Ujungpangkah menjadi KEE akan diikuti dengan pengenalan kawasan tersebut ke tingkat nasional bahkan internasional.

"KEE mangrove Ujungpangkah adalah KEE pertama yang ada di luar hutan konservasi. KEE Mangrove ini akan diakui dunia tentunya akan menjadi kebanggaan masyarakat Gresik, Jawa Timur, dan Indonesia. Saya berharap agar masyarakat sekitar akan lebih cinta dan peduli lingkungan," terang Asep, dikutip dari Antara.

Keistimewaan Mangrove Ujungpangkah

mangrove ujungpangkah gresik

©2021 Merdeka.com/disparbud.gresikkab.go.id

KEE Mangrove Ujungpangkah ditetapkan sebagai situs lahan basah yang dirancang untuk kepentingan internasional di bawah Konvensi Ramsar.

Sebagai informasi, Konvensi Ramsar adalah perjanjian lingkungan antarpemerintah oleh UNESCO yang digagas pada tahun 1971, dan mulai berlaku pada 1975.

Konvensi ini membuka peluang bagi aksi nasional dan kerja sama internasional terkait konservasi lahan basah dan pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.

Berdasarkan identifikasi Ramsar, salah satu lahan basah yang penting secara internasional ialah yang menyediakan habitat unggas air.

“Keistimewaan Ujungpangkah yaitu menjadi kepentingan internasional karena pada setiap bulan Juni dan Juli menjadi area migrasi dan menjadi habitat Burung Pelikan asal Australia," imbuh Asep.

Kawasan Mangrove Ujungpangkah memiliki luas 1.554,27 hektare, membentang di pesisir laut dan muara. Secara administratif, kawasan ini berada di tiga desa yakni Desa Pangkahwetan, Desa Pangkahkulon, dan Desa Banyuurip.

Berdasarkan catatan, ada sekitar 72 jenis burung laut yang memenuhi lokasi tersebut. Di mana sebanyak 50 jenis di antaranya ialah burung yang melakukan migrasi dari Benua Australia.

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP