Puluhan Calon Pengantin di Jombang Ini Gagal Nikah, Begini Nasibnya Sekarang
Merdeka.com - Dalam sebulan terakhir, bertepatan dengan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, puluhan calon pengantin di Kabupaten Jombang, Jawa Timur gagal melangsungkan pernikahan. Alasan mereka membatalkan pernikahan beragam.
Kementerian Agama (Kemenag) Jombang mencatat setidaknya ada 35 pasangan calon pengantin yang batal melangsungkan akad nikah. Banyak di antara mereka yang memilih menunda jadwal akad nikah.
"Tetapi ada juga yang terkonfirmasi positif Covid-19, entah calon pengantin atau walinya," tutur Pelaksana Harian (Plh) Kassubag TU Kemenag Jombang, Ilham Rohim, Minggu (15/8/2021).
Atur Ulang Jadwal

©2015 Merdeka.com/shutterstock
Para calon pengantin yang gagal menikah itu tetap mengatur ulang jadwal dan melaporkannya ke KUA setempat. Khusus bagi calon atau wali yang terpapar Covid-19, jadwal akad nikah bisa diatur ulang jika masa isolasi sudah melebihi 10 sampai 14 hari.
"Para calon pengantin juga wajib melampirkan surat rapid antigen hasil negatif jika ingin konfirmasi akad," lanjut Ilham, dikutip dari Liputan6.com.
Selama masa PPKM se Jawa-Bali hingga hari ini, Kemenag Jombang tidak membuka penerimaan pendaftaran calon pengantin baru.
Sementara itu, selama PPKM level 3, terdapat 443 calon pengantin di Jombang yang telah melaksanakan akad nikah. Diketahui, mereka sudah mendaftarkan diri untuk menikah sebelum PPKM diterapkan.
(mdk/rka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya