Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengusaha Surabaya Diminta Berdonasi Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Ini Alasannya

Pengusaha Surabaya Diminta Berdonasi Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Ini Alasannya Ilustrasi tenaga kesehatan. ©2020 Merdeka.com/liputan6.com

Merdeka.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Surabaya, Jawa Timur mengajak pelaku usaha di wilayah setempat melakukan donasi dan menggalang solidaritas bersama dalam menghadapi lonjakan kasus Covid-19.

Ketua Kadin Surabaya, M Ali Affandi menjelaskan bahwa bisa berupa baju hazmat, sarung tangan non-steril, sarung tangan panjang, masker N95, masker bedah, nurse cup, faceshield, dan hand sanitizer.

Selain itu, bisa juga berupa multivitamin, tabung oksigen dan regulator, masker oksigen dewasa, nasal oksigen, dan non-rebreathing mask. Donasi tersebut bisa disalurkan melalui Kadin Surabaya.

”Donasi bisa disampaikan melalui rekening Kadin Surabaya yang kami sosialisasikan kepada para pelaku usaha. Kami bersama-sama bergandengan tangan melewati masa sulit ini," tutur Andi di Surabaya, Kamis (8/7/2021).

Penuh Tantangan

bupati banyumas masuki ruang icu dan isolasi pasien covid 19

©Humas Pemkab Banyumas

Menurut Andi, saat ini Kota Surabaya menghadapi masa penuh tantangan. Dalam dua hari terakhir (5-7 Juli), sebanyak 11 rumah sakit swasta besar menutup ruang gawat daruratnya.

"Ini artinya tidak ada lagi ruangan yang tersedia untuk menampung pasien Covid-19," ujarnya, mengutip dari ANTARA.

Sementara itu, rumah sakit Pemkot Surabaya dan Provinsi Jatim masih buka, namun sudah kelebihan kapasitas.

"Dengan mengetahui kondisi seperti ini, kami tidak bisa membiarkannya begitu saja. Kami semua membutuhkan tangan untuk melawan Covid-19 terutama varian Delta ini," lanjut Andi.

Surabaya Memanggil

Menyikapi kenyataan pahit di lapangan, Kadin Surabaya turut menggalang solidaritas dengan gerakan “Surabaya Memanggil”, yakni sebuah gerakan sosial yang mengajak semua pihak bergotong royong membantu penanganan pandemi Covid-19.

Andi mengakui, saat ini para pelaku usaha dalam kondisi sulit, namun ia yakin mereka memiliki jiwa kerelawanan tinggi untuk membantu Surabaya.

”DNA pelaku usaha Surabaya adalah DNA pahlawan, saya yakin semua tergerak hatinya untuk kita saling membantu dalam situasi sulit ini," pungkasnya.

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP