Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengertian Mini Mental State Examination dan Kegunaannya, Menarik Diketahui

Pengertian Mini Mental State Examination dan Kegunaannya, Menarik Diketahui ilustrasi dokter. aptelresearch.com

Merdeka.com - Mini Mental State Examination atau MMSE adalah serangkaian pertanyaan yang umum digunakan oleh dokter dan profesional kesehatan lainnya untuk memeriksa gangguan kognitif (masalah dengan pemikiran, komunikasi, pemahaman, dan memori). Mini Mental State Examination (MMSE) merupakan pemeriksaan mental mini yang cukup populer, diperkenalkan oleh Folstein.

Pemeriksaan ini tidak cocok untuk menegakkan diagnosis, tetapi dapat digunakan untuk menunjukkan adanya gangguan kognitif, seperti pada orang yang diduga demensia atau setelah cedera kepala.

MMSE digunakan sebagai alat untuk mendeteksi adanya gangguan kognitif pada seseorang atau individu, mengevaluasi perjalanan suatu penyakit yang berhubungan dengan proses penurunan kognitif dan memonitor respon terhadap pengobatan.

Berikut penjelasan selengkapnya yang menarik untuk dipelajari.

Pengertian Mini Mental State Examination

Mini mental State Examination atau MMSE adalah sebuah tes yang digunakan untuk mengukur gangguan kognitif pada orang dewasa yang lebih tua. MMSE menilai subset yang berbeda dari status kognitif termasuk perhatian, bahasa, memori, orientasi, kemampuan visuospasial. Ini juga telah direkomendasikan untuk skrining kognisi pada pasien depresi.

Menurut Folstein et al dalam publikasinya yang berjudul "Mini-mental state": A practical method for grading the cognitive state of patients for the clinician, hal ini dapat digunakan untuk menyaring gangguan kognitif, untuk memperkirakan tingkat keparahan gangguan kognitif pada titik waktu tertentu, untuk mengikuti perjalanan perubahan kognitif pada individu dari waktu ke waktu, dan untuk mendokumentasikan respons individu terhadap pengobatan.

Menurut beberapa penelitian, pasien dengan penyakit Alzheimer memiliki skor yang secara signifikan lebih rendah pada orientasi waktu, tempat, dan daya ingat dibandingkan dengan pasien dengan demensia dengan badan Lewy, demensia vaskular dan demensia Parkinson.

Namun, hal ini tidak boleh digunakan untuk mendiagnosis atau membedakan berbagai jenis demensia secara eksklusif.

Skoring dan Interpretasi Skor

Mini Mental State Examination diberi skor pada skala 0-30 dengan skor >25 diinterpretasikan sebagai status kognitif normal.

  • Gangguan kognitif parah: 0-17
  • Gangguan kognitif ringan: 18-23
  • Tidak ada gangguan kognitif: 24-30
  • Interpretasi pemeriksaan status mental harus mempertimbangkan bahasa ibu, tingkat pendidikan, dan budaya pasien karena faktor-faktor ini dapat mempengaruhi kinerja, dikutip dari physio-pedia.com.

    Mini Mental State Examination biasanya digunakan untuk menilai beberapa kemampuan mental seperti:

  • memori jangka pendek dan jangka panjang
  • rentang perhatian
  • konsentrasi
  • kemampuan bahasa dan komunikasi
  • kemampuan merencanakan
  • kemampuan untuk memahami instruksi
  • Isi Mini Mental State Examination

    Dikutip dari laman Australian Government Department of Health, Mini Mental State Examination terdiri dari serangkaian tugas seperti:

  • menghafal daftar pendek objek dan kemudian mengulangi daftar itu kembali
  • menulis kalimat pendek yang tata bahasanya benar, seperti "Anjing itu duduk di lantai"
  • mengidentifikasi dengan benar hari saat ini dalam seminggu, diikuti dengan tanggal, bulan, musim, dan tahun
  • Tes ini memakan waktu sekitar 5 hingga 10 menit. Pertanyaan biasanya sama (atau sangat mirip) terlepas dari siapa yang melakukan tes. MMSE dapat diulang untuk memeriksa perubahan kognisi dari waktu ke waktu. Penurunan skor MMSE mungkin mendorong dokter atau penyedia layanan kesehatan untuk mengajukan lebih banyak pertanyaan atau mengatur tes lainnya.

    (mdk/edl)
    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP