Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pamit ke Sawah tapi Tak Pulang hingga Dua Pekan, Begini Nasib Pria di Lamongan Ini

Pamit ke Sawah tapi Tak Pulang hingga Dua Pekan, Begini Nasib Pria di Lamongan Ini Ilustrasi sawah. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Selama dua pekan, Ramu (52), warga Desa Kreteranggon, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur pamit pergi ke sawah, dan hilang tidak kunjung pulang.

Ramu berpamitan dengan anak kandungnya Mirnawati (28) hendak berangkat ke sawah pada Kamis (17/3) sekitar pukul 07.30 WIB.

Namun, tidak seperti biasanya, korban tidak juga kembali pulang hingga sore harinya. Tidak hanya satu dua hari, namun Ramu malah hilang hingga belasan hari.

"Kita sekeluarga menunggu, tidak juga kunjung pulang," tutur Mirnawati.

Upaya Pencarian

ilustrasi kaca pembesar

©Daily Mail

Menurut penjelasan Mirnawati, biasanya setiap pergi ke sawah, korban Ramu sudah pulang ke rumah pada sore harinya.

Namun, hari itu ia tidak kunjung pulang. Pihak keluarga dibantu tetangga mencari Ramu ke sawah tempat biasa ia mencangkul. Pencarian yang dilakukan hingga larut malam itu tidak membuahkan hasil.

Keesokan harinya, keluarga dan tetangga kembali melanjutkan pencarian korban. Lagi-lagi nihil, mereka tak menemukan keberadaan Ramu.

Korban Ditemukan

      View this post on Instagram      

A post shared by POJOK LAMONGAN (@pojoklamongan)

 

Dua minggu setelah Ramu pamit pergi ke sawah dan tak kunjung pulang, Darsono, pekerja di ladang tebu mencium bau busuk di sekitar lokasi tempat ia bekerja pada Senin (28/3).

Darsono kemudian pergi meninggalkan ladang tebu. Dalam perjalanan, ia bertemu dengan Honi dan bercerita bahwa di dalam area tebu ada bau menyengat.

Honi berinisiatif meminta bantuan Supardi yang merupakan saudara Ramu. Mereka bertiga mencari tahu dari mana asal bau tidak sedap yang diceritakan Darsono.

“Ditemukan jasad korban Ramu yang sudah membusuk,” tulis akun Instagram @pojoklamongan.

Tidak Alami Kekerasan

Tiga orang saksi yang menemukan jenazah Ramu sepakat membagi tugas, ada yang tetap berada di lokasi kejadian, ada yang melapor ke perangkat desa.

Anggota Polsek Ngimbang bersama anggota Koramil,  perangkat desa, dan petugas Puskemas menuju ke TKP untuk mengevakuasi korban.

"Menurut keterangan anggota keluarga, korban tak punya masalah dengan keluarga atau orang lain," ungkap Kasi Humas Polres Lamongan, Iptu Jinanto, Senin (28/3).

Berdasarkan hasil keterangan medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Kalau perkiraan petugas medis, korban meninggal sudah sekitar 6 hingga 7 hari lalu," imbuh Jinanto.

 

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP