Intip Persiapan Natal 2021 di Kota Kediri, Polisi Lakukan Ini pada Gereja-gereja
Merdeka.com - Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi mengimbau seluruh masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 saat beraktivitas. Tujuannya yakni untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan munculnya klaster baru.
"Ayo kita bersama-sama bersatu melawan Covid-19, demi mewujudkan wilayah Hukum Polres Kediri Kota yang aman, damai dan sehat," ujarnya di Kediri, Senin (20/12).
Pengecekan Gereja
Aparat Polres Kediri Kota melakukan pengecekan gereja menjelang perayaan Natal 2021. Salah satunya ialah Gereja Getsemani di Jalan Hasanudin, Kota Kediri yang akan digunakan untuk ibadah Natal.
Selain mengimbau seluruh masyarakat mematuhi protokol kesehatan guna mencegah Covid-19, Kapolres Kediri Kota juga meminta masyarakat menciptakan situasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) yang kondusif.
"Kami bersama instansi terkait tetap bersama mengajak seluruh masyarakat Kota Kediri untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif menjelang Natal. Seluruhnya ada 94 gereja yang diamankan dan delapan di antaranya gereja besar," ujar AKBP Wahyudi, mengutip dari ANTARA.
Natal Tetap Meriah

©2013 Merdeka.com
Sementara itu, Pendeta Timotius Kabul dari Gereja Baptis Indonesia Getsemani Kediri mengungkapkan bahwa perayaan Natal di tengah situasi pandemi tetap meriah. Meskipun ada pembatasan aktivitas gereja, hal tersebut tetap tidak mengurangi rasa khidmat dalam melaksanakan ibadah Natal 2021.
Seperti tahun sebelumnya, ibadah Natal akan dilakukan terbatas dengan pengaturan jemaat secara bergantian.
Tahun lalu, ibadah Natal dilakukan secara hybrid. Selain ada perayaan dengan jumlah jemaat terbatas di Gereja, para anggota jemaat lain berada di rumah masing-masing untuk mengikuti perayaan Natal lewat streaming atau akun YouTube.
Saat ini, di gereja telah disediakan sekitar 20 titik tempat cuci tangan. Setiap jemaat yang hendak masuk gereja bakal diukur suhu tubuhnya dengan thermogun. Jika suhu tubuhnya di atas 37 derajat celcius, yang bersangkutan tidak diizinkan masuk. Selain itu, jemaat juga harus menggunakan cairan pembersih tangan.
"Ada yang dilaksanakan secara virtual juga dan kami juga terapkan Aplikasi PeduliLindungi," ujar Ketua Badan Musyawarah Antargereja (Bamag) Jawa Timur ini.
Pemeriksaan gereja untuk menjamin kesiapan natal di Kota Kediri dilakukan oleh tim dari Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jatim dan Polresta Kediri. Mereka juga memastikan lokasi gereja sesuai dengan protokol kesehatan.
(mdk/rka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya