Fakta di Balik Pencurian Kotak Amal Modus Baru, QR Code Diganti
Merdeka.com - Media sosial mendadak dihebohkan dengan kasus penipuan modus baru menggunakan QR code yang dipasang di beberapa masjid besar yang ada di Jakarta.
Melansir dari akun Instagram Reda Samudera, tampak seorang laki-laki berkacamata mengendap-endap menempelkan sejumlah stiker QR code tepat di bagian atas kotak amal. Sesuai dengan keterangan CCTV, aksi pelaku tersebut terjadi di kisaran waktu salat duha pukul 10.00 WIB.
Jika dilihat lebih lekat, pada stiker QR code tersebut tertulis Restorasi Masjid sebagai tempat penampung uang. Sayangnya penerima dana umat tersebut bukan merupakan bagian dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).
Merdeka telah merangkum deretan fakta modus penipuan dana umat untuk Restorasi Masjid berikut ini. Simak selengkapnya.
Beraksi di Jakarta dan Diduga Menuju Bandung

©2023 Merdeka.com/instagram redasamudera.id
Penipuan menggunakan QR code sejauh ini tercatat terjadi di beberapa masjid di Jakarta. Masjid Nurul Iman Blok M Square, Masjid Nurullah Kalibata, Masjid Raya Pondok Indah, bahkan Masjid Istiqlal sudah dijadikan korban sebagai lokasi penipuan modus QR code palsu. Informasi terbaru yang beredar, pelaku yang diketahui bernama Iman Mahlul Lubis ini mulai bergerak menuju Bandung.
Sudah Bermasalah Sejak di Medan

©2023 Merdeka.com/instagram redasamudera.id
Setelah potongan video CCTV Iman melancarkan aksinya beredar luas di media sosial, satu per satu fakta mengejutkan lain terbongkar. Tak hanya satu, ada beberapa CCTV memunculkan wajah Iman tengah menempelkan QR code di beberapa masjid.
Selain itu nomor polisi kendaraan Iman pun sempat terekam kamera. Sayangnya, plat nomor mobil berwarna hitam tersebut juga palsu tak terdaftar di manapun.
Iman juga diketahui sempat terlibat kasus penipuan selama tinggal di Medan. Ia yang dulunya bekerja sebagai pegawai bank plat merah, disebut membawa kabur uang sebesar Rp600 juta.
Akun Terduga Pelaku Lakukan Klarifikasi

©2023 Merdeka.com/instagram redasamudera.id
Setelah tagar QRIS menduduki jajaran trending di Twitter, sebuah akun bernama imanabuaf muncul memberikan klarifikasi di Instagram. Akun yang diduga milik Iman si pelaku ini menjelaskan tujuannya menempelkan QR code palsu di beberapa masjid. Ia mengaku sedang melakukan survei sesuai pekerjaan kantornya saat ini.
(mdk/vna)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya