Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bikin Video di Tebing, Begini Kronologi Warga Gresik Meninggal Tergulung Ombak

Bikin Video di Tebing, Begini Kronologi Warga Gresik Meninggal Tergulung Ombak Ilustrasi ombak laut. ©Shutterstock.com/Beth Swanson

Merdeka.com - Nur Hakim, seorang warga Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur meninggal dunia ketika membuat video di Tebing Tanjung Sirab, Desa Sumberbening, Bantur, Kabupaten Malang, Minggu (30/5/2021). Hakim meninggal dunia lantaran tergulung ombak.

Ia membuat video bersama seorang teman yang juga tergulung ombak. Sang teman bisa menyelamatkan diri, namun tidak dengan Hakim.

Kronologi Kejadian

Awalnya, kedua korban bersama satu orang lain berwisata di Banyu Meneng. Mereka kemudian berjalan melewati Jembatan Panjang Tanjung Sirab (JPTS) dan tiba di Tanjung Sirab sekitar pukul 11.00 WIB. Sedangkan tujuan mereka sesungguhnya yakni ke Pulau Hanoman di tebing Tanjung Sirab.

"Kemudian, kedua korban turun ke sekitar tebing untuk membuat video. Sedangkan satu orang lain melanjutkan perjalanan naik ke atas," terang Jono, seorang relawan, mengutip dari liputan6.com, Senin (31/5).

Saat keduanya membuat video, ombak datang dengan cepat. Keduanya jatuh ke laut dari tebing setinggi 15 meter. 

"Satu orang bisa menyelamatkan diri, sedangkan satu lainnya sempat menghilang karena tenggelam maupun terseret ombak," imbuhnya.

Ditemukan Meninggal

korban

©2016 Merdeka.com

Setelah menerima laporan mengenai kecelakaan laut itu, tim SAR gabungan dan relawan langsung melakukan pencarian. Korban Hakim ditemukan di Pantai Kondangmerak.

"Korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa," ungkapnya.

Jenazah korban akhirnya evakuasi menggunakan ambulans untuk dibawa Puskemas Bantur, Kabupaten Malang.

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP