Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

98 Kiai dan Tokoh NU Jatim Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Alasannya

98 Kiai dan Tokoh NU Jatim Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Alasannya Kiai dan tokoh NU disuntik vaksin Covid-19. ©2021 Merdeka.com/YouTube Aula NU

Merdeka.com - Sebanyak 98 kiai dan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Timur (Jatim) disuntik vaksin Covid-19 di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim di Jalan Masjid Al-Akbar Timur, Kota Surabaya, Selasa (23/2/2021). Pelaksanaan vaksinasi itu merupakan inisiatif PWNU Jatim.

Dalam kesempatan tersebut, sosok pertama yang disuntik vaksin ialah KH Anwar Manshur (Rais Syuriah PWNU Jawa Timur), kemudian KH Marzuki Mustamar (Ketua PWNU Jawa Timur), dilanjutkan dengan kiai-kiai lainnya.

Upaya Wajib

kiai dan tokoh nu disuntik vaksin covid 19

©2021 Merdeka.com/YouTube Aula NU

Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuki Mustamar menyatakan, vaksinasi Covid-19 merupakan upaya wajib yang dilakukan guna membantu mengatasi pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Ini sebagai ikhtiar zahir yang wajib dilakukan, meskipun takdir semuanya dari Allah SWT. Yang jelas vaksin ini halal dan maslahah untuk kita semua,” ujar Kiai Marzuki, Selasa (23/2), dikutip dari liputan6.com.

Alasan Vaksinasi

Menurut Marzuki, vaksinasi Covid-19 diprioritaskan untuk kiai lantaran mereka banyak berinteraksi dengan umat, jemaah, dan santri. Vaksinasi Covid-19 ini diharapkan menjamin kelancaran pelayanan kiai kepada umat.

"Harapan kami setelah para kiai dan ulama sudah divaksin dua kali dan benar-benar menguatkan imun dan aman, maka nanti bisa melayani tamu, bisa mengimami shalat, mengajar santri dan peran-peran keumatan lainnya tanpa was-was. Juga sekaligus memberi pesan kepada masyarakat bahwa tidak ada alasan untuk menolak vaksin. Kan di luar banyak yang membuat isu aneh-aneh soal vaksin,” ungkap Pengasuh Pondok Pesantren Sabilur Rosyad Malang ini.

Rangkaian Harlah NU

kiai dan tokoh nu disuntik vaksin covid 19

©2021 Merdeka.com/YouTube Aula NU

Wakil Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdussalam Shohib menambahkan, proses vaksinasi terhadap 98 kiai dan tokoh NU dilakukan oleh tiga belas vaksinator dari Rumah Sakit yang terhimpun dalam Asosiasi Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (Arsinu) Jawa Timur.

Para vaksinator antara lain berasal dari RSI Unisma Malang, RSI Darus Syifa’ Surabaya, RSI Sakinah Mojokerto, RSNU Tuban, RSI Jemursari Surabaya, RSI Surabaya A.Yani Surabaya dan RSI Siti Hajar Sidoarjo.

“Kami juga menyiapkan tujuh ambulan dan satu mobil medical check-up,” kata Gus Salam, sapaan akrabnya.

Pengasuh Ponpes Denanyar Jombang itu menjelaskan bahwasanya kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan hari lahir (Harlah) ke-98 Nahdlatul Ulama yang jatuh pada 16 Rajab 1422 Hijriah atau Minggu 28 Februari 2021.

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP