1.000 Lebih Pasien Covid-19 Isoman di Rumah Dipindahkan, Ini Alasan Pemprov Jatim
Merdeka.com - Dalam kurun waktu sepekan terakhir, prajurit Komando Daerah Militer (Kodam) V/Brawijaya seribu lebih pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah dipindahkan ke fasilitas isolasi terpusat (isoter).
Panglima Kodam V/Brawijaya Mayor Jenderal (Mayjend) TNI Suharyanto menjelaskan alasan pemindahan para pasien Covid-19 ke isoter.
Pemindahan tersebut merupakan komitmen Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur sesuai instruksi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.
Optimalkan Upaya Penyembuhan

©2020 Merdeka.com/Iqbal Nugroho
"Pemindahan itu kita lakukan setiap hari. Tadi pagi juga sudah kita gelar apel gelar pemindahan warga yang menjalani isoman ke tempat isoter," tutur Suharyanto di Surabaya, saat rapat koordinasi dengan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan secara virtual, Rabu (18/8/2021).
Ia menyakini bahwasanya pemindahan pasien Covid-19 yang awalnya melakukan isolasi mandiri di rumah ke fasilitas isoter akan mengoptimalkan upaya penyembuhan.
Tekan Angka Kematian

©2016 Merdeka.com
Selain itu, pemindahan para pasien Covid-19 ke isoter diharapkan juga mampu menekan angka kematian.
"Kami optimistis penanganan pasien di isoter mampu menekan angka kematian yang ditimbulkan akibat Covid-19, khususnya di wilayah Provinsi Jawa Timur," imbuhnya, dikutip dari liputan6.com.
Pangdam Suharyanto menargetkan seluruh warga Jawa Timur saat ini menjalani isoman di rumah akan dipindahkan ke fasilitas isoter terdekat dengan lingkungannya masing-masing sebelum batas waktu yang ditentukan, yakni dalam kurun waktu tiga minggu.
(mdk/rka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya