Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak Ingin Jadi Beban, Ini Kisah Inspiratif Difabel Bantul Jadi Pengusaha Wastafel

Tak Ingin Jadi Beban, Ini Kisah Inspiratif Difabel Bantul Jadi Pengusaha Wastafel Kisah Beni Difabel Pengusaha Wastafel. ©YouTube/Liputan6 SCTV

Merdeka.com - Hidup tidak selamanya berjalan mulus. Terkadang di tengah jalan seseorang harus menghadapi kejadian yang tidak diduga-duga. Seketika membuat hidupnya berubah drastis.

Hal itulah yang harus dialami Beni Agus Prasetyo, pria asal Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Karena terkena sengatan arus listrik bertegangan tinggi, tangan kanan Beni harus rela diamputasi.

Kehilangan tangan kanannya, membuat Beni tidak bisa lagi bekerja seperti sebelumnya. Menghadapi kenyataan itu, Beni tidak menyerah menjalani hidup. Kini, Ia tetap bisa menyambung hidup dengan menjadi seorang pengusaha wastafel. Berikut kisah selengkapnya:

Diajak Bisnis Wastafel

kisah beni difabel pengusaha wastafel

©YouTube/Liputan6 SCTV

Menerima kenyataan bahwa tangan kanannya diamputasi, hari demi hari Beni menyadari bahwa dia tidak bisa terus berdiam diri. Apalagi di masa pandemi, pertumbuhan ekonomi makin tidak pasti. Tapi kemudian ada seorang temannya yang mengajak Beni untuk berbisnis wastafel untuk penanganan COVID-19.

“Sebenarnya sudah banyak produsen yang sama. Cuma kita usahakan selalu mempertahankan kualitas, dalam artian kita berikan harga yang sama, tapi dengan kualitas yang tentunya lebih baik,” kata Beni dikutip dari kanal YouTube Liputan 6 SCTV pada Senin (20/9).

Ajak Tetangga Bekerja Sama

kisah beni difabel pengusaha wastafel

©YouTube/Liputan6 SCTV

Hari demi hari, makin banyak tetangga Beni yang tidak bekerja karena terdampak pandemi. Oleh karena itu, Ia mengajak para tetangganya yang menganggur itu untuk bekerja sama membuat wastafel. Seiring waktu, banyak permintaan produksi wastafel datang baik dari instansi pemerintah, sekolah, maupun hotel-hotel.

“Dulu saya kerja di percetakan. Terus sempat bangkrut. Terus saya ikut teman dagang sangkar sama burung. Selama pandemi ini memang penjualan agak susah. Terus diajak Mas Beni yang masih saudara. Alhamdulillah penghasilan lumayan, bisa buat jajan anak, bisa buat biaya sekolah juga,” kata Budi Irawan, salah seorang karyawan Beni.

Ingin Berguna Bagi Orang Lain

kisah beni difabel pengusaha wastafel

©YouTube/Liputan6 SCTV

Bagi Beni, walau hidup dengan keterbatasan, namun Ia masih diberi kesempatan untuk hidup. Oleh karena itu dia tetap ingin berguna bagi orang-orang di sekitarnya dan tak ingin terus berdiam diri meratapi nasib.

“Bagi saya, yang penting sekarang saya harus bergerak. Masalah hasil, masalah rencana ke depannya seperti apa, saya pasrahkan sama yang di Atas saja,” kata Beni

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP