Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Stok Minyak Goreng di Pasar Bulu Semarang Kosong Selama Sebulan, Ini Reaksi Pemkot

Stok Minyak Goreng di Pasar Bulu Semarang Kosong Selama Sebulan, Ini Reaksi Pemkot antri minyak goreng. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Masalah kelangkaan minyak goreng masih belum selesai hingga kini. Walaupun pemerintah sudah berusaha dengan membagikan minyak dengan harga eceran tertinggi hingga ribuan liter, minyak goreng masih sulit diperoleh di berbagai tempat.

Di Pasar Bulu, Semarang, kekosongan stok minyak goreng telah berlangsung sebulan lamanya. Menyikapi kondisi itu, Pemkot Semarang langsung menyetor sebanyak 5.400 liter minyak goreng ke pusat perbelanjaan itu.

Para pedagang menyambut kedatangan stok minyak goreng dengan suka cita. Mereka rela berdesakan, mengabaikan protokol kesehatan, agar barang langka itu bisa mereka dapatkan.

Keterangan Wali Kota Semarang

wali kota semarang hendrar prihadi

©2020 Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama

Kehadiran minyak goreng itu menjadi berkah bagi pedagang karena selama sebulan terakhir stok minyak goreng nyaris kosong di Pasar Bulu. Kali ini Pemkot Semarang bekerja sama dengan salah satu perusahaan BUMN dalam mendistribusikan 5.400 minyak goreng dengan harga per liter Rp13.500 per liter.

Pedagang di lokasi hanya diperbolehkan membeli minyak maksimal sebanyak 60 liter minyak goreng dan menjualnya dengan harga eceran tertinggi (HET) yaitu Rp14.000 per liter.

“Sudah ada tiga titik pasar yang kami kirim, rata-rata 5.400 liter. Ini akan kami lakukan kontinyu setiap minggu hingga persoalan minyak goreng beres,” kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dikutip dari YouTube Liputan 6 SCTV pada Kamis (17/3).

Permintaan Pedagang

polisi di aceh mulai patroli pantau stok minyak goreng

©2022 Merdeka.com/Alfath Asmunda

Aria, pedagang Pasar Bulu, mengatakan bahwa pembagian minyak goreng itu merupakan penantian para pedagang sejak lama. Ia berharap kegiatan ini bisa dilakukan secara kontinyu.

“Kalau konsumen sudah punya minyak semua, Insya Allah tenang. Ini kan yang biasa beli satu liter kalau ada minyak kan jadi beli dua sampai tiga, kayak pedagang-pedagang nasi goreng, dan lain sebagainya,” kata Aria.

Ia mengatakan, sebelum ini tidak ada satupun minyak goreng yang ia jual.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP