Sejumlah Formasi CPNS di Yogyakarta Masih Sepi Peminat, Ini Daftarnya
Merdeka.com - Pada Juli ini, sejumlah lembaga pemerintahan membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Biasanya, banyak orang yang berbondong-bondong untuk mendaftar lowongan ini. Ada formasi yang peminatnya banyak, dan ada pula formasi yang sepi peminat.
Di Yogyakarta, beberapa formasi ternyata masih sepi peminat. Padahal, masa pendaftaran CPNS dan PPPK non-guru sudah diperpanjang.
“Ada formasi yang sama sekali belum ada pelamarnya tetapi ada pula yang jumlah pelamarnya belum sesuai dengan alokasi formasi yang disediakan,” kata Kepala Bidang Administrasi Kepegawaian Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Yogyakarta, Gunawan Adhi Putra, dikutip dari ANTARA pada Kamis (22/7).
Lantas apa saja formasi CPNS dan PPPK yang masih sepi peminat itu? berikut selengkapnya:
Formasi CPNS yang Sepi Peminat

©JUNI KRISWANTO/AFP
Berdasarkan laporan yang ada, setidaknya terdapat 8 formasi CPNS dan PPPK non guru yang belum memperoleh pelamar atau belum memenuhi alokasi yang disiapkan. Beberapa formasi itu adalah posisi asisten penata anestesi dengan alokasi satu orang yang belum ada pelamar, serta posisi pelatih atlet dengan alokasi dua orang dan posisi polisi pamong praja dengan alokasi 38 orang belum memenuhi kuota yang ditetapkan.
Sementara itu, alokasi PPPK non guru yang belum memenuhi alokasi formasi adalah penyuluh kesehatan masyarakat dengan alokasi tiga orang, pratama laboratorium kesehatan dengan alokasi enam orang, nutrisionis tujuh orang, dan arsiparis 15 orang. Sementara itu alokasi PPPK non guru yang belum memiliki pelamar sama sekali adalah ahli pertama sanitarian dengan alokasi satu orang.
“Data pelamar terus bergerak. Kami berharap semakin banyak masyarakat atau calon pelamar CPNS atau PPPK non guru bisa memanfaatkan kesempatan ini,” kata Gunawan.
Jumlah Formasi yang Tersedia

©JUNI KRISWANTO/AFP
Gunawan mengatakan, pada 2021 ini, Yogyakarta membuka penerimaan CPNS dan PPPK dengan total formasi penerimaan mencapai 930 formasi yang terdiri dari 546 CPNS dan 384 PPPK guru dan non guru.
Dia mengingatkan agar seluruh pelamar benar-benar mencermati setiap detil aturan pendaftaran karena dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya banyak pelamar yang gagal dalam seleksi administrasi karena tidak cermat dalam mengunggah dokumen pendaftaran.
“Pendaftaran CPNS murni dilakukan secara daring dan tidak ada penyusulan berkas secara langsung. Data yang sudah diunggah tidak dapat diubah atau direvisi,” terang Gunawan.
Tahapan Seleksi CPNS

©2020 Merdeka.com/Imam Buhori
Sementara itu, pendaftaran seleksi CPNS dan PPPK akan ditutup pada 26 Juli untuk selanjutnya diumumkan hasil seleksi administrasi pada 2-3 Agustus. Pelamar memperoleh kesempatan untuk menyampaikan sanggahan atas hasil seleksi administrasi pada 4-6 Agustus untuk selanjutnya dilakukan pengumuman pasca sanggah pada 15 Agustus.
Setelah itu, tahapan seleksi CPNS dan PPPK selanjutnya adalah seleksi kompetensi dasar, seleksi kompetensi PPPK guru dan non guru, serta seleksi kompetensi bidang yang akan disesuaikan dengan kebijakan pemerintah terkait pandemi COVID-19.
(mdk/shr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya