Sarapan Tempe dan Ceker, Kakak Beradik Ini Meninggal Dunia Diduga Keracunan
Merdeka.com - Nasib malang menimpa dua kakak beradik dari Dukuh Krajan Barat, Desa Weding, Kecamatan Bonang, Demak. Mereka berdua meninggal dunia diduga karena keracunan makanan.
Karena peristiwa ini, sampel darah dan urin keluarga diambil untuk memastikan penyebab kematian kedua korban. Hingga kini, penyebab kematian kedua kakak beradik itu, Nunziah (24) dan Nurul Afiyah (20) masih diselidiki. Berikut kronologinya:
Diduga Keracunan

©2015 Merdeka.com
Karena peristiwa ini, petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Demak mendatangi rumah korban untuk mengambil sampel darah dan urin keluarga. Pengambilan sampel dilakukan karena keduanya diduga meninggal dunia karena keracunan makanan.
“Riwayat makan sama, gejala juga sama, untuk mengetahui penyebab kematian mereka masih diperlukan hasil-hasil tes. Sampai sekarang belum bisa disimpulkan,” kata Tri Nurhayati, Kepala Sub Koordinasi P2PM DKK Demak dikutip dari kanal YouTube Liputan 6 pada Jumat (5/8).
Sarapan dengan Tempe dan Ceker

©2016 Merdeka.com
Sebelumnya kedua korban dan keluarganya sempat sarapan dengan menu ceker dan tempe masakan ibunya. Setelah satu jam, kedua kakak beradik itu merasa mual dan muntah-muntah.
Saat dibawa ke rumah sakit, nyawa keduanya tak tertolong. Sementara ayah korban yang makan menu yang sama tak merasakan gejala apapun.
“Waktu muntah-muntah, beli aqua sama susu terus diminum. Tapi terus mereka kejang-kejang,” kata Junaidi, ayah dari korban dikutip dari kanal YouTube Liputan6. Hingga kini polisi masih menunggu hasil laboratorium untuk memastikan kematian keduanya.
(mdk/shr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya