Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pencairan Subsidi Gaji Rp 600 Ribu Diundur Akhir Agustus, Ini Faktanya

Pencairan Subsidi Gaji Rp 600 Ribu Diundur Akhir Agustus, Ini Faktanya Ilustrasi uang. ©2013 Merdeka.com/shutterstock.com/rineca

Merdeka.com - Ida Fauziyah selaku Menteri Ketenagakerjaan telah menerima data rekening 2,5 juta peserta BPJS Ketenagakerjaan dari Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto. Data rekening itu merupakan jumlah data pertama dari total 15,7 juta yang menjadi calon penerima subsidi gaji/upah bagi pekerja bergaji di bawah Rp5 juta.

Menurut Ida, tahap pertama dari 2,5 juta data rekening ini harus dicek kesesuaian data oleh pihaknya secara hati-hati. Sesuai petunjuk teknis (juknis), Kementerian Ketenagakerjaan memiliki waktu empat hari untuk melakukan pengecekan data.

Diundur

Ida juga menjelaskan bahwa program subsidi gaji seharusnya akan dimulai pada hari ini, Selasa (25/8). Namun program tersebut harus diundur karena data yang diterima baru 2,5 juta calon penerima subsidi gaji.

"Kami membutuhkan waktu untuk mengecek kesesuaian data yang disampaikan Dirut BPJS Ketenagakerjaan. Data 2,5 juta itu bukan angka yang sedikit, kami menargetkan bisa ditransfer dimulai akhir Agustus ini," kata Ida seperti informasi yang dikutip dari Liputan6.com, Selasa (25/8).

Proses Pencairan Dana

ilustrasi uang

©2014 Merdeka.com

Selanjutnya setelah proses penyesuaian data selesai, maka data-data tersebut akan diserahkan kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Kemudian, proses pencairan dana akan disalurkan kepada bank penyalur, yaitu berbagai bank pemerintah.

"Jadi Bank Pemerintah dan Bank penyalur tersebut nanti akan ditransfer dipindahbukukan ke penerima program subsidi upah/gaji. Kami merencanakan batch pertama 2,5 juta (peserta) minimal per minggu sehingga dari 15,7 juta itu datanya bisa masuk pada akhir September 2020 nanti," jelas Ida.

Penambahan Penerima

Pada awalnya bantuan subsidi dari pemerintah tersebut diperuntukkan bagi karyawan swasta yang bergaji di bawah Rp5 juta. Selain itu, pegawai pemerintah non PNS (PPNPN) yang termasuk menjadi penerima adalah pegawai yang menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan.

Akhirnya setelah melakukan rapat koordinasi lintas Kementerian/Lembaga, pihaknya memberikan kesempatan bagi PPNPN yang tak menerima gaji ke-13 dan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan berhak menerima subsidi upah. Jadi total sebanyak 15,7 juta.

"Saat ini telah tersedia data rekening calon penerima program subsidi upah/gaji sebanyak 13,7 juta dan masih ada 2 juta lagi data rekening yang masih dalam proses validasi," ucapnya.

Validasi Berlapis

bpjs ketenagakerjaan

liputan6.com

Agus Susantu selaku Direktur Utama BPJS juga menambahkan bahwa sudah dilakukan validasi secara berlapis, dari 13,7 juta data rekening pekerja, per 24 Agustus 2020 sudah terkumpul 10 juta rekening tervalidasi.

"Dari 10 juta rekening tervalidasi, akan diserahkan sebanyak 2,5 juta secara bertahap by batch. Ini dilakukan, untuk memudahkan monitoring dan menerapkan prinsip kehati-hatian. Jadi kami serahkan ini batch pertama sebanyak 2,5 juta data yang kami serahkan," pungkasnya.

(mdk/dem)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP