Erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada 4 Desember 2021 lalu menyisakan duka mendalam bagi para warga yang ditinggalkan keluarga yang dicintainya, harta benda mereka, serta kenangan yang terkubur di dalamnya. Dalam keadaan krisis itu, mereka mencoba bangkit di tengah keterbatasan. Mereka pun perlu uluran tangan berupa bantuan yang dapat meringankan beban ujian hidup mereka.
Aksi donasi digalang oleh berbagai komunitas untuk membantu para korban bencana itu. Hal itu pula yang dilakukan para disabilitas di Kudus, Jawa Tengah. Di tengah keterbatasan fisik mereka, para disabilitas yang tergabung dalam Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK) itu tetap semangat untuk menggalang dana bantuan di beberapa lampu merah.
Berikut Selengkapnya:
Advertisement
Ingin Meringankan Beban
Ketua FKDK Kudus, Rismawan Yulianto mengatakan kegiatan ini harapannya bisa sedikit membantu dan meringankan beban para penduduk yang terdampak bencana erupsi Gunung Semeru. Dia mengatakan, dalam menggalang donasi, pihaknya juga telah menjalin kerja sama dengan Perusahaan Tiki Kudus untuk pengiriman barang bantuan yang dibeli dari hasil donasi tersebut.
“Jadi kami sudah difasilitasi oleh Tiki Kudus apabila nanti kisa ngasihnya berupa barang, mereka siap men-support untuk pengiriman gratis ke Lumajang langsung,” ujar Rismawan, mengutip dari kanal YouTube BETA TV pada Sabtu (11/12).
Advertisement
Komunitas Tato Kudus Galang Donasi
Tak hanya komunitas difabel Kudus, komunitas tato asal Semarang, Akar Asem, juga menggalang dana untuk para pengungsi Semeru. Penggalangan dana itu diperoleh dari hasil pelayanan tato yang mereka buka.
Juru Bicara Akar Asem, Abdul Munir, mengatakan kalau aksi galang dana itu merupakan aksi spontanitas dari anggota karena banyaknya korban dari erupsi Semeru.
“Nanti hasil dari penggalangan dana ini sebagian kita potong untuk biaya produksi, tinta, dan jarum, sisanya kita sumbangkan ke Semeru,” kata Abdul Munir, mengutip dari kanal YouTube BETA TV.