Momen Bersejarah, Ini 6 Potret Pertemuan Raja Belanda dan Sultan HB X di Jogja
Merdeka.com - Pada Rabu (11/3) Raja Belanda Williem Alexander dan Ratu Maxima berkunjung ke Kraton Yogyakarta. Kedatangan mereka berdua disambut raja sekaligus Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X bersama keluarganya.
Kedatangan Raja Belanda itu merupakan bagian agenda dari kunjungannya ke Indonesia. Sebelumnya, Ia bertemu Presiden Jokowi untuk membahas kerja sama antara dua negara tersebut. Di momen tersebut, Raja Belanda juga mengembalikan Keris Nogo Siluman, keris milik Pangeran Diponegoro yang sempat hilang selama ratusan tahun.
Dilansir dari Merdeka.com (11/3), Sultan HB X dan Raja Williem berbincangdi Gedhong Jene tentang beberapa hal. Salah satunya membahas nostalgia datangnya Raja Williem ke Kraton Yogyakarta 15 tahun yang lalu. Waktu itu Raja Williem masih berstatus sebagai putra mahkota.
Berikut adalah 6 potret pertemuan Sultan HB X dengan Raja Williem yang menjadi sebuah momen bersejarah.
Bertemu di Gedong Jene

instagram/kratonjogja
Raja Wiliem dan Ratu Maxima tiba di Kraton Yogyakarta pukul 10.52. Saat memasuki pintu gerbang Kraton, mereka disambut empat putri Sultan HB X, yaitu GKR Condrokirono, GKR Maduretno, GKR Bendara, dan GKR Mangkubumi.
Sri Sultan HB X menyambut Raja Belanda di Gedhong Jene. Dalam penyambutan itu, Sultan mengenakan baju takwa dan kuluk di kepala. Gedhong Jene (The Yellow House) sendiri merupakan tempat tinggal resmi Sultan selama tinggal di Kraton. Bangunan gedung itu menjadi satu-satunya bangunan bertingkat yang ada di kompleks Kraton Yogyakarta.
Bicara Tentang Kenangan

instagram/kratonjogja
Dalam pertemuan itu, Sultan dan Raja Williem banyak berbicara soal kenangan masa lampau. Kenangan itu salah satunya adalah ketika Raja Belanda itu datang ke Kraton saat masih menjadi putra mahkota.
"Ya hanya bicara kenangan saja. Dulu beliau (Raja Wiliem) pernah ikut ibunya waktu ke sini. Tapi sekarang beliau datang ke sini sebagai Raja," ujar Sultan HB X.
Tidak Ada Pembahasan Khusus

instagram/kratonjogja
Dalam perjamuan itu, Sultan mengaku tidak ada pembahasan khusus. Pembicaraannya dengan Raja Belanda itu kebanyakan hanya membahas soal nostalgia.
"Beliau sebetulnya waktu masih jadi Pangeran sudah melanglang buana ke tempat yang lain seperti ke Toba, Kalimantan, dan sebagainya. Itu kan meneruskan perjuangan kakek dan orang tuanya sendiri," ungkap Sultan soal perbincangannya dengan Raja Williem.
Memberi Cinderamata

instagram/kratonjogja
Sri Sultan HB X sempat memberikan cinderamata kepada Raja Williem. Cinderamata itu berupa hiasan perak dengan bentuk blangkon. Setelah bertukar cinderamata, sesi acara selanjutnya adalah foto bersama.
Makan Siang Bersama

instagram/kratonjogja
Acara itu ditutup dengan makan siang bersama di Kraton Yogyakarta. Selain diikuti oleh Sultan HB X dan Raja Williem, acara makan siang itu juga diikuti oleh segenap keluarga Kraton.
Tamu asal negeri kincir angin itu juga dipersilakan duduk di Bangsal Kencana untuk menyaksikan Tarian Beksan Lawung Ageng. Tarian ini bercerita tentang semangat berlatih para prajurit Kraton zaman HB I.
Wisata Kraton Ditutup Sehari

instagram/kratonjogja
Kedatangan Raja Williem dan Ratu Maxima membuat kunjungan Kraton untuk wisatawan umum ditutup selama sehari pada Rabu (11/3). Dilansir dari Liputan6.com, Kraton kembali dibuka untuk umum pada Hari Kamis (12/3).
Walaupun Kraton tutup, namun pameran ABALAKUSWA di Bangsal Pagelaran tetap dibuka seperti biasa dengan tiket masuk Rp 5.000 per orang.
(mdk/shr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya