Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengurangi Kontak dengan Orang, Ini Cara Warga Banyumas Distribusikan Daging Kurban

Mengurangi Kontak dengan Orang, Ini Cara Warga Banyumas Distribusikan Daging Kurban dermawan bagikan daging kurban. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Ada yang beda dari perayaan Idul Adha di tahun 2020 dibanding tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, perayaan hari besar umat Islam itu diselenggarakan di tengah-tengah wabah pandemi COVID-19. Oleh karenanya, momen itu nantinya harus diselenggarakan dengan menaati protokol kesehatan.

Di Kabupaten Banyumas, pembagian daging kurban nantinya dilakukan dengan melibatkan ojek online (ojol) yang tergabung dalam Komunitas Ojek Online Cinta Kamtibmas (Kocak). Hal ini dikarenakan, sesuai protokol kesehatan, daging kurban tidak boleh diambil langsung oleh calon penerimanya.

“Daging hewan kurban harus diantar langsung ke calon penerima, karena ketika masyarakat datang ke lokasi penyembelihan dan pembagian daging kurban, akan terjadi kerumunan. Kalau diantar seperti ini masyarakat cukup di rumah saja,” ungkap Kepala Tugas Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Banyumas Ibnu Asaddudin dikutip dari Liputan6.com pada Minggu (26/7/2020). Berikut selengkapnya:

Khusus Wilayah Perkotaan

kurban di masjid baiturrahman

©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Menurut Ibnu, pendistribusian daging kurban dengan melibatkan anggota Kocak sangat diperlukan terutama dalam kawasan perkotaan. Selain itu, dia mengharapkan polisi juga terlibat dalam kegiatan ini karena masing-masing Polsek memiliki data masjid, panitia kurban dan jumlah hewan kurban di wilayahnya. Selain itu, dia juga akan mengeluarkan surat resmi kepada masjid-masjid yang akan menyelenggarakan kurban.

“Saya akan bikin surat resmi kepada masing-masing takmir masjid dan panitia kurban, untuk pengiriman daging bisa dilakukan melalui Kocak. Tentunya saya waktu mengeluarkan surat harus ada nomor anggota Kocak yang bisa dihubungi di daerah mana saja,” ungkap Ibnu.

Jumlah Hewan Kurban Diperkirakan Naik

pedagang hewan kurban mulai ramai

©2020 Liputan6.com/Angga Yuniar

Meski masih masa pandemi, Ibnu memperkirakan jumlah hewan kurban justru akan mengalami kenaikan. Hal ini dikarenakan munculnya kesadaran untuk saling berbagi dan banyaknya masyarakat yang menitipkan pengurusan hewan kurban ke masjid-masjid karena tidak ingin repot dengan berbagai persiapan.

“Berdasarkan data sementara dan hasil diskusi kemarin, di Masjid Agung Baitussalam saja kemarin ada 5 ekor yang datang. Padahal pelaksanaan masih lama. Sehingga kemungkinan besar naik,” kata Ibnu dikutip dari Liputan6.com.

Petunjuk Kapolri

tito karavian

©2020 liputan6.com

Jasatlantas Polresta Banyumas Kompol Davis Busin Siswara mengatakan pelibatan anggota Kocak dalam pendistribusian daging kurban merupakan petunjuk dari Kapolri dan Kapolda Jateng yang dijabarkan oleh Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Whisnu Caraka.

“Di Polda Jateng ini namanya “Polda Jateng Hadir”. Jadi di Polresta Banyumas dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1441 H ini polisi juga hadir, walaupun pendistribusian daging kurban ini cukup banyak, tapi harus kami bantu agar masyarakat terhindar dari COVID-19,” kata Davis.

Bersifat Sukarela

ojek online di depok

©2020 Merdeka.com/Nur Fauziah

Sementara itu Juru Bicara Kocak, Setyo Rahardi mengatakan pendistribusian daging kurban ke penerima itu dilakukan secara sukarela oleh para anggotanya yang didasari rasa kemanusiaan di sela kesibukkan mencari nafkah.

“Semua ini kami lakukan karena kami cinta masyarakat Kabupaten Banyumas dan kami berharap kita bisa menjaga kesehatan bersama. Oleh karena itu masyarakat diharap tidak mengambil daging kurban ke masjid setempat karena bisa menimbulkan kerumunan yang dapat mengakibatkan penyebaran COVID-19,” kata Setyo dikutip dari Liputan6.com pada Minggu (26/7/2020).

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP