Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kisah Karmini, Ibu Rumah Tangga yang Jadi Sopir Mobil Ambulans COVID-19

Kisah Karmini, Ibu Rumah Tangga yang Jadi Sopir Mobil Ambulans COVID-19 Kisah Karmini ibu rumah tangga supir ambulans COVID-19. ©2021 Liputan6.com

Merdeka.com - Di masa krisis pandemi COVID-19 ini, banyak orang harus menjalani hal-hal yang tak pernah terpikirkan sebelumnya. Kondisi darurat menuntut mereka melakukan hal tersebut.

Ini juga yang dialami Karmini. Menjalani keseharian sebagai ibu rumah tangga, di masa pandemi ini Karmini menjadi relawan yang bertugas mengemudikan ambulans yang mengantar pasien COVID-19 di Bantul.

Rutinitas sebagai sopir ambulans ini bahkan sudah ia lakoni sejak awal masa pandemi. Berikut kisah Karmini:

Awal Mula Jadi Supir Ambulans

kisah karmini ibu rumah tangga supir ambulans covid 19

©2021 Liputan6.com

Karmini bercerita, awal mulanya dia jadi sopir ambulans adalah saat ia diminta oleh kepala dukuh untuk mengantar satu keluarga terpapar COVID-19 menjalani tes swab di Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 (RSLKC) Bantul.

Saat itu, ia langsung bergegas pulang dan mengambil alat pelindung diri (APD) lengkap dan berangkat mengantar satu keluarga itu ke RSLKC.

“Saya spontan jawab, iya berangkat. Pokoknya saya berniat menolong, itu saja,” kata Karmini dikutip dari Liputan6.com pada Kamis (19/8).

Dukungan Suami dan Anak

Berawal dari pengalaman tersebut, Karmini terdorong untuk menolong pasien lain yang akan menjalani isolasi maupun membutuhkan layanan kesehatan selama 24 jam penuh.

Oleh karena itu, walaupun berisiko ikut terpapar, Karmini tidak pernah menyerah. Sepulang dari bertugas, ia selalu memastikan dirinya ikut protokol kesehatan dan pulang dalam keadaan sudah steril.

Mengurus Jenazah Pasien COVID-19

pemakaman jenazah pasien covid 19 di bambu apus

©2021 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Selain mengurus pasien COVID-19, seiring waktu Karmini juga belajar cara menjalankan rukti basah pada jenazah COVID-19. Pada awalnya, ia mengikuti pelatihan secara daring yang diadakan oleh RSI Semarang. Namun di kemudian hari ia memberanikan diri untuk merukti jenazah pasien COVID-19.

“Kami coba pelan-pelan bagaimana caranya agar tetap aman namun jenazah juga dapat diperlakukan seperti bagaimana haknya,” ungkap Karmini.

Dapat Bantuan Mobil Ambulans

Seiring dengan aktivitas kemanusiaannya yang dilakukan secara konsisten, pada awal tahun 2021 kemarin Karmini mendapat bantuan ambulans dari Putut Agus, relawan kenalannya yang bertugas di Human Intiative (HI). Sejak mobil itu ia miliki, Karmini bertekad siap mengantar warga yang butuh bantuan secara gratis.

Di masa pandemi ini, tak jarang Karmini merasa prihatin karena masih banyak masyarakat yang menganggap COVID-19 sebagai aib. Bahkan ada pula yang tak percaya dengan pandemi ini. Ia berpesan agar masyarakat tidak menyepelekan COVID-19 karena virus ini benar-benar ada dan nyata.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP