Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus Pembunuhan ASN Tak Kunjung Kelar, Keluarga Korban Minta Ini pada Presiden

Kasus Pembunuhan ASN Tak Kunjung Kelar, Keluarga Korban Minta Ini pada Presiden Ilustrasi Pembunuhan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Telah sebulan lebih berlalu, tersangka kasus pembunuhan ASN Iwan Budi Paulus tak kunjung ditetapkan. Keluarga mulai khawatir. Mereka berencana mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa untuk meminta perhatian terhadap kasus kriminal tersebut.

“Keluarga sudah menyiapkan surat untuk dikirim ke Presiden, ditembuskan ke Panglima TNI dan Kapolri,” kata Theresia Alvita Saraswati, anak almarhum Iwan Budi Paulus, dikutip dari ANTARA pada Jumat (14/10).

Lalu apa isi surat tuntutan itu? Berikut selengkapnya:

Harus Dapat Perhatian Serius

lemhannas paparkan rekomendasi reduksi politik identitas di hadapan presiden jokowi

©Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden

Theresia mengatakan, tujuan ia mengirim surat pada Presiden Jokowi adalah agar kasus yang menimpa ayahnya mendapat perhatian serius.

“Sekecil apapun bukti dan saksi diharapkan bisa menemukan titik terang,” kata Theresia.Selain itu, kalau sudah ada titik terang siapa pelakunya, ia berharap agar pelaku itu tidak dilindungi.

Naik Jabatan Sebelum Dibunuh

ilustrasi asn

©2022 Merdeka.com/Dok. Pemprov Banten

Theresia Onee Anggarawati, istri ASN Pemkot Semarang Iwan Budi Paulus yang menjadi korban pembunuhan, menyebut suaminya memperoleh promosi jabatan sebagai kepala bidang di Badan Pendapatan Daerah sesaat sebelum ia tewas dibunuh. Namun ia tidak mengetahui posisi apa dan kapan almarhum suaminya akan dilantik pada jabatan baru itu.

“Sebelumnya suami sudah cerita kalau ia mendapat promosi jabatan sebagai kabid,” kata Onee dikutip dari ANTARA.

Didatangi TNI

003 ovan zaihnudin

©2016 Merdeka.com

Terkait penyelidikan kasus kematian Iwan Budi, Onee mengaku telah didatangi oleh personel dari Polisi Militer Kodam IV/Diponegoro. Kedatangan petugas dari Kodam itu adalah untuk meminta keterangan tentang kasus yang saat ini masih dalam penanganan Polrestabes Semarang.

“Ditanya kronologis dari awal almarhum hilang. Saya juga tanya tentang informasi keberadaan anggota TNI di lokasi kejadian,” kata Onee.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP