Kartu Prakerja Gelombang 2 Dibuka 20 April, Ini Faktanya
Merdeka.com - Kartu Prakerja menjadi salah satu program pemerintah yang menarik banyak antusiasme masyarakat. Terlebih, di tengah penanganan pandemi Covid-19 saat ini, pemerintah melakukan percepatan realisasi program Kartu Prakerja guna menanggulangi dampak ekonomi yang terjadi di masyarakat.
Seperti dilansir dari Liputan6.com, sejak dibuka pada 11-16 April 2020 lalu, program Kartu Prakerja telah meloloskan 200 ribu orang dari 2 juta peserta untuk mengikuti pelatihan gelombang pertama. Dalam hal ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa pendaftaran gelombang kedua Kartu Prakerja akan segera dibuka.
“Gelombang kedua dibuka Senin 20 April pukul 08.00 WIB sampai dengan Kamis, 23 April pukul 16.00 WIB,” tutur Airlangga Hartarto pada awak media di Jakarta Kamis (16/4), seperti dikutip dari Liputan6.com Sabtu (18/4).
Rencananya pendaftaran Kartu Prakerja akan dibuka per minggu, yaitu sampai minggu ke-4 November 2020. Bagi peserta yang sudah dinyatakan lolos, bisa segera membeli pelatihan sesuai dengan keinginan. Pembayaran pelatihan bisa dilakukan dengan menggunakan kode unik 16 digit.
Dalam kesempatan yang sama, Airlangga menjelaskan bahwa bagi peserta yang belum lolos bisa kembali mengikuti pendaftaran pada gelombang berikutnya.
“Apabila pendaftaran belum diterima, calon peserta Kartu Prakerja dapat bergabung di gelombang pendaftaran selanjutnya dan tidak perlu mengulang proses pendaftaran dari awal, tinggal pilih nanti mau bergabung di gelombang berapa,” terangnya.
Dilansir dari Liputan6.com, berikut beberapa fakta tentang pelaksanaan program Kartu Prakerja yang perlu diketahui.
Paket Manfaat

2020 Merdeka.com
Masing-masing peserta Kartu Prakerja yang dinyatakan lolos akan mendapatkan paket manfaat senilai Rp 3.550.000. Nantinya, total paket manfaat ini akan digunakan untuk biaya pelatihan sebesar Rp 1.000.000, untuk membeli satu pelatihan atau lebih melalui mitra platform digital.
Kemudian sisa insentif dari paket manfaat lebih lanjut dibagi menjadi 2 bagian. Pertama, yaitu insentif pasca pelatihan pertama sebesar Rp 2.400.000 yang akan diberikan selama 4 bulan, masing-masing Rp 600.000. Setelah itu juga ada insentif pasca pengisian sebesar Rp 150.000.
Kedua, ada insentif pasca pengisian, yaitu survei evaluasi sebesar Rp 50.000 per surveinya. Ada 3 survei sehingga totalnya Rp 150.000.
Biaya insentif yang diberikan untuk masing-masing peserta akan diberikan melalui nomor rekening bank, atau juga dompet digital yang dimiliki. Insentif akan ditransfer ke rekening bank atau e-wallet LinkAja, Ovo atau GoPay milik peserta.
Hangus Jika Tidak Digunakan

2020 Merdeka.com
Dalam kesempatan tersebut, Airlangga juga menjelaskan bahwa peserta dapat mengambil pelatihan berikutnya setelah menyelesaikan pelatihan pertama. Sisa biaya pelatihan pertama ini masih dapat digunakan untuk mengikuti pelatihan lainnya hingga 31 Desember 2020.
"Kesempatan ini silakan dioptimalkan dan kita harus tetap optimis dengan kegiatan yang produktif termasuk dengan mengambil pelatihan dalam Program Kartu Prakerja ini," kata Airlangga.
Airlangga juga mengingatkan, jika peserta tidak segera mengambil pelatihan pertama dalam waktu 30 hari setelah dinyatakan lolos sebagai penerima manfaat, maka statusnya akan hangus. Dengan begitu, masyarakat diimbau untuk dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.
2000 Jenis Pelatihan

2019 Merdeka.com
Hingga saat ini, sudah terdapat 2.000 jenis pelatihan yang bisa diikuti secara online dari 8 platform pelatihan digital. Dalam hal ini, 8 platform tersebut telah menggandeng sebanyak 198 lembaga untuk menyediakan berbagai macam pelatihan langsung dari ahli dan praktisi. Dalam hal ini, Airlangga mengimbau para peserta untuk mulai mengunjungi platform digital tersebut, agar bisa membandingkan harga dan memilih jenis pelatihan yang diinginkan.
Untuk pengembangan lebih lanjut, manajemen pelaksana dan mitra platform digital akan fokus menambah jumlah dan variasi jenis maupun lembaga pelatihan. Layanan digital ini akan diandalkan untuk sementara waktu selama penanganan Covid-19 di Indonesia masih terus berjalan.
Sedangkan jenis pelatihan secara tatap muka langsung dapat dilaksanakan setelah pemerintah mencabut kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan memastikan aspek keamanan sudah jelas.
(mdk/ayi)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya