Jadi Percontohan di Indonesia, Begini Cara Temanggung Kembangkan Lumbung Pangan
Merdeka.com - Temanggung merupakan kabupaten yang terkenal akan hasil taninya. Ada kopi, tembakau, sayur mayur, belum lagi hasil-hasil tani lainnya.
Berkaitan dengan potensi itu, Pemkab Temanggung memfokuskan pembangunan di daerahnya dengan mengadakan program lumbung pangan bagi hasil tani atau food estate yang akan diiringi dengan peningkatan kualitas komoditas.
“Setiap tahun diupayakan luas lahan food estate akan bertambah. Potensi untuk pengembangan food estate di Temanggung besar,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung, Joko Budi Nuryanto, dikutip dari Jatengprov.go.id pada Rabu (8/6).
Lalu bagaimana selanjutnya Pemkab Temanggung mengembangkan program lumbung pangan itu? Berikut selengkapnya:
Luas Lahan Food Estate

©jatengprov.go.id
Joko mengatakan, luas lahan food estate di Temanggung ditargetkan mencapai 1.000 hektare pada tahun 2024. Pada tahun 2021, peningkatan lahan food estate mencapai 339 hektare dari target 300 hektare.
Pada tahun 2022, peningkatan lahan food estate ditargetkan berada di kisaran 600 hektare. Program lumbung pangan itu nantinya akan difokuskan di lima kecamatan yaitu Bansari, Parakan, Bulu, Kledung, dan Ngadirejo.
Dari lima kecamatan yang nantinya menjadi fokus food estate, Kecamatan Ngadirejo akan menjadi fokus utama dengan penambahan 100 hektare. Sementara untuk kecamatan lainnya masih dilakukan pengkajian. Sebab untuk menambah lokasi harus diiringi rekayasa sosial agar petani mengetahui dan sadar akan pentingnya food estate.
“Kalau hanya bertambah mungkin bisa. Tapi perlu persiapan lain yaitu sosial petani,” kata Joko.
Percontohan di Indonesia

©2021 Merdeka.com
Sementara itu, komoditas yang dikembangkan pada food estate ini antara lain bawang merah, bawang putih, dan cabai. Sementara itu komoditas kentang belum dikembangkan meski hasilnya bagus. Hal ini dikarenakan kentang belum menjadi kultur petani Temanggung.
Terpisah, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian, Tommy Nugraha mengatakan bahwa hasil panen di area food estate Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Wonosobo, Jateng, akan menguntungkan petani. Bahkan proyek ini disebutnya menjadi percontohan di Indonesia.
“Melihat capaian tersebut, program food estate di Temanggung dan Wonosobo akan terus dilanjutkan. Karena terbukti dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” kata Tommy dikutip dari Jatengprov.go.id.
(mdk/shr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya