Heboh Hujan Es Landa Yogyakarta, Begini Faktanya
Merdeka.com - Dalam sebuah video yang dibagikan akun Instagram @jogja24jam, tampak butir-butir es berjatuhan bersama hujan yang mengguyur kawasan Sagan, Kota Yogyakarta. Ketika dikonfirmasi ke Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dibenarkan bahwa telah terjadi hujan es di wilayah Kecamatan Turi, Sleman dan Kota Yogyakarta.
“Betul, terpantau telah terjadi hujan es di Kecamatan Turi dan Kota Yogyakarta,” kata Kepala Stasiun Klimatologi Sleman, Reni Kraningtyas dikutip dari ANTARA pada Rabu (3/3).
Menurut Reni, hujan es masih berpotensi tinggi terjadi lagi selama musim hujan, khususnya pada musim pancaroba. Lalu apa penyebab terjadinya hujan es itu? Berikut selengkapnya:
Pengaruh Awan Cumulonimbus

©Instagram/@jogja24jam
Reni menerangkan, hujan es yang terjadi di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya itu terjadi akibat pertumbuhan awan cumulonimbus yang panjangnya mencapai 10 kilometer. Namun, hujan es ini sifatnya lokal, yaitu hanya dalam cakupan radius 2 kilometer.
Lebih lanjut, Reni menjelaskan, terjadinya hujan es itu disebabkan karena udara yang hangat, lembap, dan labil di permukaan bumi. Selanjutnya, pengaruh pemanasan bumi yang intensif akibat radiasi matahari membuat massa udara yang hangat itu terangkat ke atmosfer dan kemudian mengalami pendinginan.
Setelah terjadi kondensasi di mana uap panas berubah menjadi cair, lalu terbentuklah titik-titik air yang terlihat sebagai awan cumulonimbus.
Penyebab Terjadinya Hujan Es

©2021 Merdeka.com
Reni menjelaskan, karena kuatnya energi dorongan ke atas, maka puncak awan menjadi sangat tinggi hingga selanjutnya terbentuk kristal-kristal es yang ukurannya cukup besar. Saat awan sudah masak dan tidak mampu lagi menahan berat air, maka terjadilah hujan lebat disertai es. Es yang turun itu kemudian bergesekan dengan udara sehingga ketika sampai ke permukaan ukurannya menjadi lebih kecil.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat laporan hujan es terjadi di sejumlah titik di Kota Yogyakarta meliputi Jogoyudan, Jetis, Jalan C. Simanjuntak, serta Kabupaten Sleman meliputi Girikerto, Kecamatan Turi, Murangan, serta kawasan UGM.
(mdk/shr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya