Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dulunya Perakit Bom Bali, Pria Sukoharjo Ini Kini Jualan Soto

Dulunya Perakit Bom Bali, Pria Sukoharjo Ini Kini Jualan Soto Mantan teroris kini jualan soto. ©YouTube/Ganjar Pranowo

Merdeka.com - Tiap orang punya masa lalunya masing-masing. Terkadang masa lalu itu terlalu suram untuk diingat. Tapi tiap orang perlu meninggalkan masa lalu suram untuk menyambut masa depan yang cerah.

Masa lalu suram itulah yang ingin ditinggal seorang pria asal Desa Manang, Kecamatan Grogol, Sukoharjo bernama Joko Trihermanto (45). Dulu, pria yang akrab disapa Jack Harun itu merupakan seorang perakit dan spesialis pemegang timer bom. Namun dia telah “move on” dari masa lalu kelam itu dan kini membuka usaha warung soto yang ia namakan “Bang Jack”.

“Dulu saya memang ahli meracik bom hasil belajar langsung dari Dokter Azahari. Eh ternyata keahlian saya meracik itu bisa saya pakai juga untuk meracik soto. Kata pengunjung yang beli sih enak,” kata Jack setengah bercanda mengutip dari kanal YouTube Ganjar Pranowo pada Senin (15/3). Berikut selengkapnya:

Mantan Teroris

mantan teroris kini jualan soto

©YouTube/Ganjar Pranowo

Jack mengungkapkan, dulunya dia aktif dalam terorisme sejak 1999. Kemudian pada 2002, dia terlibat dalam Bom Bali I di mana dia berperan sebagai perakit dan timer bom.

Saat menjadi timer, Jack memutuskan kapan sebuah bom diledakkan. Dia pun juga pernah terlibat dalam sebuah perampokan bersama Noordin M. Top di Malang.

“Tapi sekarang saya sudah bertekad kembali ke pangkuan ibu pertiwi dan berbaur dengan masyarakat. Warung soto ini salah satunya. Dulu di sini pernah ada beberapa eks narapidana teroris (napiter) yang bekerja secara bergantian,” kata Jack mengutip dari YouTube Ganjar Pranowo.

Kembali ke Masyarakat

mantan teroris kini jualan soto

©YouTube/Ganjar Pranowo

Sewaktu tertangkap di tahun 2004, Jack mendapatkan vonis hukuman penjara selama 6 tahun yang ia jalani selama 4,5 tahun di LP Cipinang. Pada 2008, dia dibebaskan dari penjara dan kembali ke masyarakat. Jack mengungkapkan bahwa ada tantangan sendiri saat kembali ke masyarakat.

“Berat dan tidaknya penolakan di masyarakat itu tergantung kita. Kalau kita normal, bersikap netral, dan ikut kegiatan di masyarakat Insya Allah kita di masyarakat tidak ada masalah,” ungkap Jack.

Buka Warung Soto

mantan teroris kini jualan soto

©YouTube/Ganjar Pranowo

Sejak 2016, Jack membuka warung soto “Bang Jack”. Saat ditemui Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Jack menyambutnya dengan ramah. Kepada Ganjar dia menceritakan pengalamannya setelah keluar dari penjara.

“Warung ini sudah 5 tahun. Saya memang suka kuliner. Ketika keluar dari tahanan saya pernah kerja di restoran dan pernah punya angkringan,” kata Jack.

Gratiskan Soto pada Masyarakat

mantan teroris kini jualan soto

©YouTube/Ganjar Pranowo

Dalam sehari, Jack membuka warung sotonya selama 5 jam, yaitu dari pukul 05.30 hingga 10.30. Sekali dalam sebulan, yaitu pada hari Jumat pertama, Jack menggratiskan seluruh dagangannya pada masyarakat.

“Namanya Jumat barokah. Semua pengunjung gratis makan di sini. Dengan mengadakan seperti ini, setidaknya setiap bulan ada orang yang kangen sama saya,” kata Jack sambil tertawa.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP