Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dua Pemudik Positif COVID-19 Berhasil Masuk Solo, Ini Reaksi Gibran Rakabuming

Dua Pemudik Positif COVID-19 Berhasil Masuk Solo, Ini Reaksi Gibran Rakabuming Gibran Rakabuming Raka. ©2020 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Memasuki Idulfitri, makin banyak pemudik nekat yang tetap mudik meski dilarang. Banyak dari mereka yang harus memutar balik saat memasuki pos perbatasan, namun ada pula dari mereka yang lolos dan sampai di tempat tujuan dengan selamat.

Dari banyaknya pemudik yang lolos itu, ternyata ada beberapa di antaranya yang terkonfirmasi COVID-19. Beberapa di antaranya dua pemudik asal Solo ini.

“Jadi pemudik ini rencananya mau ke Serengan, tiba di Solo kemarin. Namun dari Jogo Tonggo langsung melapor untuk selanjutnya dibawa ke Solo Technopark (STP). Di sana pemudik menjalani swab dan antigen, skrinning, dan hasilnya positif,” kata Ketua Gugus Tugas COVID-19 Kota Solo, Ahyani, dikutip dari ANTARA pada Minggu (9/5).

Lalu bagaimana reaksi Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming?

Reaksi Gibran Rakabuming

wali kota solo gibran rakabuming raka

©2021 Merdeka.com

Soal pemudik nekat itu, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memastikan bahwa para pemudik nekat langsung menjalani karantina di STP.

Selain itu, penjemputan untuk pemudik sudah dilakukan sejak tanggal 6 Mei sampai besok tanggal 17 Mei 2021. Nantinya, pemudik nekat itu harus menjalani karantina selama 5 hari.

“Yang curi start kami sudah data semua. Aman pokoknya. Nanti yang kami jemput yang mudiknya mulai tanggal 6-17 Mei,” kata Gibran.

Tempat Penjemputan

stasiun solo balapan

©2019 Merdeka.com

Terkait dengan penjemputan itu, Dinas Perhubungan Kota Surakarta sudah menyiapkan sejumlah armada untuk ditempatkan pada beberapa pintu masuk seperti Stasiun Solobalapan, Terminal Tirtonadi, dan Stasiun Purwosari.

Selain idi terminal dan stasiun, penjemputan juga dilakukan di lima lokasi penyekatan maupun pos pengamanan seperti Tugu Mahkuto Karangasem, Simpang 7 Palang Joglo Kadipiro, Jurug Jebres, Faroka Jajar, dan pintu keluar tol Banyuanyar.

“Sudah disiapkan Pak Hari (Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta),” Kata Gibran.

Banyak Interaksi dengan Pendatang

ilustrasi virus corona

©2020 Merdeka.com/liputan6.com

Sementara itu Ahyani mengatakan pihaknya terus mewaspadai peningkatan jumlah kasus positif COVID-19 di Kota Solo seiring masuknya pemudik. Menurut Ahyani, banyaknya kasus itu di antaranya disebabkan oleh interaksi warga Solo dengan para pendatang.

Oleh karena itu, pihaknya tidak akan kendor dalam melakukan penelusuran kontak di masyarakat guna meminimalisir penularan virus tersebut.

“Kalau klaster merata karena kebanyakan dari klaster keluarga. Evaluasi kami adalah lebih memperketat protokol kesehatan dan mengoptimalkan peran Jogo Tonggo di masyarakat,” kata Ahyani.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP