Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ditinggal Orang Tuanya Antar Korban Kecelakaan, Balita 1 Tahun Ini Terkunci di Mobil

Ditinggal Orang Tuanya Antar Korban Kecelakaan, Balita 1 Tahun Ini Terkunci di Mobil Balita 1 tahun terkunci di dalam mobil. ©Instagram/@infocegatansukoharjo

Merdeka.com - Terkadang kelalaian bisa berakibat fatal dan nyawa bisa jadi taruhannya. Hal inilah yang terjadi pada sebuah kecelakaan lalu lintas di depan SPBU Jurug, Jebres, Surakarta.

Pada Minggu (26/9) pukul 10.55 pagi telah terjadi kecelakaan antara mobil dengan sebuah sepeda motor di lokasi tersebut. Karena panik dan terburu-buru, si pemilik mobil langsung keluar dari mobil dan menemani pengendara motor korban kecelakaan ke rumah sakit.

Dia pun lupa telah meninggalkan anaknya yang masih berusia 1 tahun di dalam mobil itu. Kunci mobil yang harusnya digunakan untuk membuka pintu mobil pun ketinggalan pula di dalam mobil. Lalu apa yang terjadi pada balita itu? Berikut selengkapnya:

Lupa

balita 1 tahun terkunci di dalam mobil

©Instagram/@infocegatansukoharjo

Diduga karena panik dan terburu-buru, si pemilik mobil lupa bahwa ia telah meninggalkan anaknya yang masih berusia 1 tahun di dalam mobil. Karena kunci mobil ikut tertinggal di dalam, anak itu dievakuasi dengan memecahkan kaca mobil di sebelah kanan belakang.

Sebelumnya pemilik mobil sempat mempertimbangkan mobilnya untuk dipecahkan kacanya. Pada awalnya, para warga yang berada di lokasi kecelakaan itu sempat kebingungan mencari alat pemecah kaca. Hal inilah yang membuat proses evakuasi sempat terhambat.

Komentar Warganet

balita 1 tahun terkunci di dalam mobil

©Instagram/@infocegatansukoharjo

Peristiwa ini sempat diunggah di akun media sosial @infocegatansukoharjo dan menarik perhatian warganet. Banyak dari mereka setuju bahwa memecahkan kaca mobil merupakan tindakan yang tepat karena walau merusak mobil, tapi nyawa si balita haruslah diutamakan.

“Urusan nyawa nggak usah pikir panjang. Kaca mobil pecah bisa beli lagi tapi nyawa anak lebih penting,” tulis akun @siungwidodo.

“Udah, nggak usah menyalahkan orang tuanya. Mungkin karena panik dan rasa ingin tanggung jawab terhadap korban kecelakaan jadi malah lupa sama anaknya. Penyebabnya karena panik. Doakan saja semua baik-baik saja,” tulis @smultst15.

“Semoga kondisi anaknya baik-baik saja dan masih aman ya, kasihan,” tulis akun @msglow_atiqagallery.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP