Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dimintai Uang Tebusan Rp22 Juta, Ari Lasso Ungkap Pernah Alami Kejahatan Siber Ini

Dimintai Uang Tebusan Rp22 Juta, Ari Lasso Ungkap Pernah Alami Kejahatan Siber Ini ari lasso. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Kejahatan siber bisa menyerang siapa saja, tak luput juga para publik figur. Salah satu artis yang mengaku pernah mengalami kejahatan ini adalah Ari Lasso.

Di zaman yang serba instan ini keberadaan media sosial memang sangat diperlukan. Memberikan kemudahan dan kecepatan dalam bertukar segala informasi menjadi sisi positif dari media sosial.

Selain itu, media sosial juga menyimpan sisi negatif yang jarang diketahui awam. Salah satunya peretasan akun media sosial yang bisa menimpa siapapun.

Baru-baru ini, Ari Lasso bercerita tentang peretasan akun media sosial yang menimpanya, hingga ia sempat dimintai uang puluhan juta. Ia juga mengungkapkan mengenai kronologis kejadian tersebut.

Twit Mengancam

dimintai uang rp22 juta ari lasso ungkap pernah alami kejahatan siber ini

You Tube - Siber TV

Hal itu diungkapkan Ari Lasso dalam sebuah video perbincangan bersama Maia Estianty yang diunggah di kanal Youtube Siber TV pada Senin (1/2). Dalam kesempatannya tersebut, Ari bercerita mengenai pengalamannya.

Pada tahun 2018 lalu, akun media sosial Twitter miliknya yang telah terverifikasi diretas oleh orang tak bertanggung jawab. Ari menuturkan, peretas tersebut sempat menginformasikan bahwa ia memegang kendali atas akun Twitter milik Ari Lasso.

“Dia (peretas) ngetwit ngancam-ngancam, ‘Nih akun lu sudah gue pegang sekarang’. Jadi aku ngetwit bisa, tapi keluar namanya Niatkaya,” ungkap Ari Lasso.

Minta Tebusan Rp22 Juta

Tak hanya memberikan informasi atas kendali akun saja, ternyata peretas tersebut meminta tebusan kepada Ari. Supaya akun Twitter milik Ari bisa kembali, peretas tersebut meminta uang tebusan sebanyak Rp22 juta.

“Terus dia DM ke aku, manajemen aku (di Instagram), ‘jika mau akun kamu balik kirim lewat paypall’. Itu USD1.750 kalau di sini Rp22 jutaan lah,” tambah Ari Lasso.

Kronologi Kejadian

Ari Lasso saat itu mengabaikan ancaman dan permintaan uang tebusan tersebut. Setelah lama diabaikan, ternyata akun tersebut lenyap dan tidak bisa dikembalikan seperti semula.

“Enggaklah paling bercanda doang. Akhirnya (akun) hilang, abis itu benar-benar enggak bisa balik,” jelas Ari.

Ari kemudian mengingat apa yang telah dilakukannya sebelum akhirnya akun Twitter miliknya bisa diretas. Pada saat itu, Ari  dengan sengaja membuka sebuah tautan yang dikirimkan kepadanya melalui fitur pesan instan.

“Kayaknya pernah nge-klik tautan terus disuruh re-log in. Yang nyuruh-nyuruh itu kan yang bahaya,” ucap Ari Lasso.

(mdk/dem)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP