3 Fakta Perampokan Emas di Blora, Datang Saat Toko Masih Sepi
Merdeka.com - Pada masa pandemi COVID-19 ini, kondisi jalan raya dan lingkungan sekitar akan cenderung lebih sepi dari hari biasa. Hal ini dikarenakan masih banyaknya industri atau pertokoan yang masih tutup agar terhindar dari penularan virus.
Namun, kondisi sepi ini kerap memicu kerawanan tersendiri. Dalam kondisi sepi, para kawanan perampok bisa melenggang bebas tanpa khawatir tertangkap. Tak ada saksi mata, tak perlu juga dikeroyok massa.
Inilah yang terjadi di Blora, Jawa Tengah pada Hari Sabtu (25/7) pukul 07.49. Hal ini cukup menggegerkan mengingat toko tempat kejadian tersebut lokasinya hanya berjarak 100 meter dari kantor Polsek Blora. Berikut selengkapnya:
Membawa Sejata Api

©2020 liputan6.com
Saat kejadian berlangsung, perampok menodongkan senjata api ke arah karyawan. Hal ini membuat empat orang karyawan toko ketakutan. Sementara itu celurit digunakan untuk memecah kaca etalase tempat menaruh perhiasan emas.
Berlangsung Cepat

©2020 liputan6.com
Perampokan toko emas itu terekam kamera CCTV. Dalam rekaman itu, dua orang perampok masuk ke dalam toko perhiasan. Satu orang menodongkan senjata dan satu orang memecah kaca etalase.
Kedua orang itu kemudian mengambil perhiasan yang ada di etalase dan memasukkannya ke dalam sebuah tas ransel. Proses perampokan itu berlangsung cepat. Bahkan dalam tayangan CCTV proses itu hanya berlangsung selama 35 detik.
Lokasi Masih Sepi

©2020 liputan6.com
Saat kejadian berlangsung, kondisi tempat perampokan terpantau masih sepi. Kapolsek Blora AKP Joko Priyono mengatakan salah satu karyawan toko kemudian membunyikan alarm.
Hal ini membuat perampok yang masih menggunakan helm dan masker itu lari ketakutan dan kabur menggunakan motor matic. Mereka kemudian kabur ke utara.
Sementara itu kerugian perampokan itu belum ditaksir. Untuk sementara, polisi masih melakukan penyidikan lebih lanjut.
(mdk/shr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya