Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

12 Nelayan Dilaporkan Hilang di Perairan Batang, Ini Faktanya

12 Nelayan Dilaporkan Hilang di Perairan Batang, Ini Faktanya kapal nelayan. ©2012 Merdeka.com/aris andrianto

Merdeka.com - Pada bulan pertama di tahun 2021 ini, peristiwa kecelakaan makin sering terjadi. Pada Senin (4/1), kecelakaan karambol di Tol Semarang-Solo menewaskan salah satu mantan personel Trio Macan, Yuselly Agus Stevy. Pada Sabtu (9/1), pesawat Sriwijaya Air yang membawa 62 orang jatuh di Perairan Kepulauan Seribu. Terbaru, Rabu (13/1), sebuah kecelakaan laut menyebabkan 12 nelayan hilang di perairan Batang.

Melansir dari ANTARA, sebanyak 12 dari 14 nelayan asal Kabupaten Batang, Jawa Tengah dikabarkan hilang di laut setelah kapal yang mereka tumpangi bertabrakan dengan sebuah kapal besar. Sementara itu, dua nelayan lainnya ditemukan selamat dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit Jepara.

"Dua nelayan ditemukan selamat pada Rabu (13/1) pagi. Saat ini, kami akan ke Jepara untuk menemui mereka yang sedang mendapat perawatan di RSUD setempat," kata Teguh Tarmujo, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Batang.

Ditabrak Kapal Besar

kapal besar di pakistan

©2018 REUTERS/Akhtar Soomro

Menurut Teguh, kapal nelayan "Berkah Abadi" yang berbobot 30 gross tone milik Hermanto, warga Kelurahan Klidang Lor, Kecamatan Batang Kota, ini berangkat dari Pelabuhan Batang pada 7 Januari 2021 dan dikabarkan ditabrak oleh kapal besar di perairan utara Kabupaten Batang.

"Kapal nelayan ini akan mencari ikan di perairan Laut Jawa pada Kamis (7/1) pukul 18.00 WIB, tetapi saat baru mencapai perairan utara Batang dikabarkan mengalami kecelakaan pada Jumat (8/1) dini hari," kata Teguh mengutip dari ANTARA.

Masih dalam Pencarian

kapal nelayan china tenggelam di kupang

©2020 Merdeka.com/Ananias Petrus

Teguh menambahkan, saat ini 12 nelayan itu masih dalam pencarian, sedangkan dua korban selamat, yaitu Syairi dan Kadarso yang masih dirawat di sebuah rumah sakit di Jepara. Dia berharap, ke-12 nelayan itu dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

"Kami berharap semoga para nelayan yang belum bisa ditemukan dalam kondisi selamat. Kami memohon masyarakat ikut mendoakan adanya kasus kecelakaan tersebut," kata Teguh.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP