Yusril sebut Ahok serobot Luar Batang jika tak punya surat tanah
Merdeka.com - Kuasa hukum warga Luar Batang, Yusril Ihza Mahendra mengaku sudah memberikan surat kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk berdialog mengenai penggusuran. Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan bahwa warga Luar Batang mempunyai sertifikat tanah yang sah.
"Mudah-mudahan beliau bersedia dalam waktu tidak lama (berdialog), sehingga menjadi jelas persoalan Luar Batang persoalan menyangkut kepemilikan atas hak tanah," kata Yusril usai acara Tabligh Akbar dan Dzikir Akbar Al Asmaul Husna dan Santunan Anak Yatim serta para Dhuafa di Lantai Utama Masjid Istiqlal Jakarta Pusat, Sabtu (16/4).
Kendati demikian, Yusril mempertanyakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas kepemilikan hak tanah di Luar Batang, Jakarta Utara. Jika Ahok tak bisa membuktikan kepemilikan hak tanah, maka disebut menyerobot tanah warga.
"Kalau tidak punya menyerobot tanah milik orang dan oleh karena itu akan dilakukan perlawanan secara hukum, sampai hari ini mereka yang memberikan kuasa kepada saya ada tiga lokasi, RW 1, RW 2, RW 3 itu belum ada penggusuran apa-apa kecuali di Pasar Ikan memang tidak memberikan kuasa kepada saya jadi saya tidak bisa melakukan apa-apa," kata dia.
Lanjut dia, mantan Menteri Kehakiman era-Gus Dur ini menantang Ahok untuk berdebat soal penggusuran Luar Batang. Ia siap membuktikan bahwa warga Luar Batang tak bersalah.
"Kalau Pak Gubernur siap berdialog dan berdebat ini saatnya jika datang ke Luar Batang saya sebagai kuasa hukum akan memberikan bukti-bukti apa yang dimiliki masyarakat untuk menyelesaikan luar batang," tandasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya