Yusril mulai tabuh genderang 'perang' lawan Ahok rebut DKI 1
Merdeka.com - Suasana politik di Jakarta mulai memanas meski Pilgub DKI periode 2017-2022 masih satu tahun setengah lagi. Sejumlah nama yang diusung partai maupun calon independen bermunculkan ke publik.
Dari sederet nama tersebut, ada satu sosok yang dinilai bakal menjadi lawan kuat incumbent Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Dialah pakar tata hukum negara, Yusril Ihza Mahendra.
Yusril tak main-main dengan keputusan meramaikan Pilgub DKI. Di beberapa kesempatan dia mulai memperlihatkan kesungguhnya menabuh genderang 'perang' memperebutkan kursi DKI 1 dari tangan Ahok, sapaan Basuki.
"Saya kira warming up sudah dimulai. Rakyat mempersilakan saya maju," kata Yusril di awal keputusannya melawan Ahok.
Pernah menjadi menteri di era Presiden Abdurrahman Wahid tak membuat Yusril melanggang dengan pede-nya. Dia juga melakukan sejumlah persiapan dan menyiapkan strategi merebut suara warga Jakarta.
Salah satunya ikut dalam penjaringan yang dilakukan partai. Beberapa waktu lalu, Yusril tampak mengikuti penjarian bakal calon gubernur yang dilakukan Partai Gerindra.
"Minggu depan kita juga ada pembicaraan dengan Demokrat, Golkar dan PKS," ujar Yusril.
Tak cuma partai besutan Prabowo Subianto itu, Partai Amanat Nasional (PAN) juga tengah menimbang untuk mengusung Yusril.
"Saya tadi belum sempat tanya apakah serius bung yusril akan maju untuk Pilkada Jakarta. Kalau serius kan berarti kerjanya bertambah lagi," kata Ketum PAN Zulkifli Hasan usai menghadiri syukuran ulang tahun Yusril Ihza Mahendra ke-60 di Hotel Bidakara, Sabtu 6 Februari lalu. (mdk/gil)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya