Warga Jakarta bosan lihat pemimpin hedonis
Merdeka.com - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Tjahjo Kumolo mengatakan, kemenangan pasangan Jokowi-Basuki tak lepas dari cara hidup sederhana. Masyarakat Jakarta sudah bosan dengan pemimpin yang hidup bermewah-mewahan alias Hedonis.
"Keunggulan pasangan Jokowi-Basuki pada Pemilukada Jakarta harus dipahami sebagai indikator bahwa rakyat pemilih atau yang punya hak memilih sudah muak kepada perilaku pejabat publik, pejabat negara atau pemerintahan yang menonjolkan kehidupan mewah. Padahal mereka bukan pengusaha, pamer prestasi dengan iklan," kata Tjahjo Kumolo kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (13/7).
Tjahjo menjelaskan bahwa masyarakat menginginkan sosok pemimpin yang tampil wajar, jujur, sederhana, tidak arogan, dekat dengan kalangan bawah dengan ikhlas melayani mendengar memperjuangkan aspirasi masyarakatnya.
"Bukan cuma ketika punya maunya saja," tegas Tjahjo.
Tjahjo mengingatkan, putaran kedua nanti, pasangan Jokowi Basuki beserta partai pendukungnya diminta untuk mewaspadai adanya pihak-pihak yang bermain dengan menggunakan birokrasi dan kekuasaan.
"Waspadai terhadap kemungkinan perilaku dari tangan kotor manusia dan sistem yang diputarbalikkan, karena pasti ada yang ingin pertahankan posisi secara all out dari berbagai kepentingannya," pintanya. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya