Wali Kota Jakarta Utara Tak Setuju Ramalan Prabowo
Merdeka.com - Wali Kota Jakarta Utara Syamsudin Lologau mengatakan, tak ada penurunan muka tanah di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Padahal Kepala Dinas Tata Air DKI, Teguh Hendrawan mengakui permukaan air tanah Jakarta kian menurun.
"Enggak (ada penurunan), ke sana aja kalau mau lihat, enggak ada itu," katanya di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (22/11).
Sebelumya Calon presiden Prabowo Subianto mengatakan air laut dari Tanjung Priok akan sampai di Bundaran HI pada 2025. Mengenai pernyataan Prabowo tersebut, Lologau enggan berkomentar.
"Ah saya jangan berikan komentar. Enggak ada," ucapnya.
Terkait permasalahan banjir rob yang rutin menggenangi Jakarta Utara, Pemprov DKI, menurut Lologau, menanggulangi dengan cara membenarkan turap yang longsor.
"Penanggulangannya robnya itu kan ada turapnya yang longsor, perintah Pak Gubernur diperbaiki dulu itu," jelasnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan angkat bicara menanggapi pernyataan calon presiden Prabowo Subianto yang menyebut air laut akan sampai ke Bundaran HI pada 2025. Dia mengaku telah menyiapkan antisipasi dari ancaman banjir itu.
"Saya enggak komentar soal ramalan, saya menyiapkan tentang program yang memang sudah direncanakan pemerintah. Itu tugas saya," katanya di Jakarta Pusat, Rabu (21/11).
Salah satu antisipasi yang dimaksud Anies adalah National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) atau tanggul laut raksasa.
"Mengapa di sana dibangun program NCICD dengan pemerintah pusat? Untuk tanggul yang berada di pantai, dan itu akan kami teruskan, kami akan tuntaskan. Harapannya untuk menjaga, mengamankan," ujar dia.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya