Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wali gereja: Jakarta butuh pemimpin rasional, bukan personal

Wali gereja: Jakarta butuh pemimpin rasional, bukan personal foke jokowi. ©2012 Merdeka.com/dok

Merdeka.com - Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) menyebut, Pilgub DKI Jakarta menjadi momentum bangsa untuk melihat politik SARA tidak lagi dikedepankan. Jakarta butuh pemimpin yang memberikan solusi, bukan yang malah menambah masalah.

"Rakyat sudah dewasa dalam berpolitik, maka politik SARA itu tidak akan berpengaruh. Jakarta membutuhkan pemimpin yang rasional dan respek bukan dilihat secara personal," kata Sekjen Eksekutif Waligereja Indonesia, Romo Benny Soesatyo kepada wartawan dalam diskusi di Jakarta, Selasa (4/9).

Romo Benny mengatakan, saat ini sudah saatnya politik SARA diakhiri. "Karena dapat merusak keadaban politik itu sendiri. Hanya untuk membuat emosi masyarakat. Politik SARA bertentangan dengan konstitusi," ujar dia.

Bagi warga Jakarta yang merasa memiliki ibukota, menurutnya harusnya selektif menerima isu-isu yang dihembuskan pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Yang pasti, pemimpin ke depan harus memberikan solusi semua masalah di Jakarta," kata Romo Benny. (mdk/war)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP