Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wagub Riza Imbau Warga Jakarta Tetap di Rumah Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Wagub Riza Imbau Warga Jakarta Tetap di Rumah Saat Libur Natal dan Tahun Baru Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. ©2020 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengajak warganya tetap berada di rumah selama libur Natal 2020 dan tahun baru 2021. Dia mengingatkan, liburan ke luar rumah berpotensi meningkatkan penularan Covid-19.

"Jadi, atas nama Pemprov DKI Jakarta dan Pak Gubernur, kami mohon maaf kepada warga Jakarta dalam masa pandemi untuk tetap berada di rumah bersama keluarga," katanya, Senin (21/12).

Politikus Partai Gerindra ini menyarankan warga Jakarta mengisi waktu libur Natal 2020 dan tahun baru 2021 di rumah dengan mengikuti kegiatan virtual.

"Menikmati berbagai hiburan yang ada di rumah, melalui media televisi, dan sebagainya. Mudah-mudahan, kita bisa bersama merayakan Natal ini dengan hikmat dan penuh kedamaian, juga merayakan akhir tahun baru dengan kegembiraan," ujarnya.

Pemprov DKI Jakarta memutuskan kembali memperpanjang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi hingga 3 Januari 2021. Masa pemberlakuan PSBB transisi seharusnya berakhir hari ini, Senin (21/12).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, mengatakan kebijakan untuk memperpanjang PSBB transisi ini diambil berdasarkan pertimbangan laju peningkatan kasus Covid-19. Hingga Minggu (20/12), kasus Covid-19 di DKI Jakarta menembus 163.111, bertambah 1.592 dari data Sabtu (19/12) yang masih 161.519.

Bahkan, kata Widyastuti, persentase peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 menunjukkan tren kenaikan selama empat pekan terakhir. Per 20 Desember 2020, kasus konfirmasi positif di Jakarta mencapai 163.111 atau meningkat 13,3 persen dibandingkan dua pekan sebelumnya dari 143.961 kasus pada 6 Desember.

"Kami mencatat bahwa kenaikan persentase kasus terkonfirmasi positif signifikan mulai terjadi sejak pertengahan bulan November dan kini stabil di angka 13 persen," ungkap Widyastuti melalui siaran pers, Senin (21/12).

Sementara itu, keterpakaian tempat tidur isolasi harian (ruang rawat inap) maupun ruang ICU di 98 RS rujukan Covid-19 di DKI Jakarta meningkat selama sebulan terakhir. Data 20 Desember 2020, 5.691 dari 6.663 tempat tidur ruang isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 sudah terisi.

"Artinya, kapasitasnya sudah mencapai 85 persen. Begitu juga kondisi Ruang ICU di mana tempat tidur ICU sudah terisi 722 dari 907sehingga persentasinya 80 persen," jelas dia.

Pemprov DKI Jakarta telah mengeluarkan Instruksi Gubernur Nomor 55 Tahun 2020 untuk meningkatkan kapasitas tempat tidur isolasi dan ICU. Melalui instruksi tersebut, Pemprov DKI Jakarta menargetkan menambah tempat tidur ruang isolasi menjadi 7.171 dan ICU sebanyak 1.020 di RS Rujukan Covid-19 Jakarta khususnya RSUD.

Selain karena pertimbangan laju peningkatan kasus Covid-19 dan keterpakaian tempat tidur ruang isolasi dan ICU RS rujukan Covid-19, kebijakan memperpanjang PSBB transisi untuk mengantisipasi penularan selama libur Natal 2020 dan tahun baru 2021.

"Sekaligus merupakan langkah antisipasi lonjakan kasus akibat libur Natal dan tahun baru," tandasnya.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP