Wagub DKI: Secara Umum Perayaan Imlek di Jakarta Sangat Baik
Merdeka.com - Tahun Baru Imlek 2572 kali ini dirayakan berbeda di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan sejumlah komunitas untuk tetap menyemarakkan Tahun Baru Imlek secara virtual.
Namun untuk perayaan secara langsung di beberapa vihara, Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria memastikan adanya penerapan protokol kesehatan ketat.
Hal itu disampaikan Riza usai melakukan peninjauan di Vihara Lalitavistara, Cilincing, Jakarta Utara, pada Jumat (12/2).
“Saya menyampaikan Selamat Tahun Baru Imlek, Gong Xi Fat Cai. Hari ini saya sengaja berkunjung ke Vihara Lalitavistara di Cilincing, Jakarta Utara. Tempat ini dipilih karena ini merupakan Vihara tertua di Indonesia, ada sejak 300 tahun lalu. Protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik di sini," katanya.
Dalam tinjauannya, Riza turut menyaksikan prosesi peribadatan sekaligus perayaan Imlek yang berlangsung secara terbatas dan sederhana. Ia menyampaikan apresiasi atas kerja sama para pemuka agama dan warga di Jakarta yang beragama Buddha dalam penerapan protokol kesehatan selama melakukan peribadatan di Vihara.
"Terima kasih di Vihara ini tetap melaksanakan protokol kesehatan. Pemuka Agama dalam merayakan Imlek di masa pandemi ini menyarankan agar jemaahnya bisa beribadah tetap di rumah, sekali pun di sini diperkenankan, namun masyarakat yang merayakan Imlek di Vihara ini sangat terbatas. (Hal itu) tidak mengurangi makna dan arti ibadah itu sendiri," jelasnya.
Selain itu, politikus Gerindra itu menyampaikan, perayaan Tahun Baru Imlek di seluruh wilayah Jakarta secara umum berlangsung dengan baik dan telah menerapkan protokol kesehatan dengan tepat. Ia menjelaskan bahwa beberapa tempat peribadatan di Jakarta memang dibuka di tengah pandemi, namun diimbau untuk tetap disiplin.
"Secara umum perayaan Imlek di Jakarta pada tahun ini sangat baik. Penuh kedamaian, keberkahan. Ini salah satu Vihara yang dibuka dari sekian banyak, kami sangat menghormati dan menghargai para pemuka agama membatasi Vihara yang dibuka karena di masa pandemi ini,” ucapnya.
Untuk diketahui, rangkaian kegiatan Jakarta Imlekan 2021 berlangsung mulai 11 – 26 Februari 2021. Acara meliputi kampanye edukasi masyarakat tentang keberagaman di Jakarta melalui media sosial, konten berseri mengenai tradisi Imlek hingga sejarah Imlek masuk ke Jakarta.
Reporter: Delvira HutabaratSumber: Liputan6.com
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya