Wagub DKI Minta PT Transjakarta Pastikan Semua Karyawan Telah Tervaksin
Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta manajemen PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memastikan seluruh karyawan telah menerima vaksin. Pernyataan ini merespon pernyataan anggota Fraksi PSI, Eneng Malinasari yang menyebut baru 60 persen pegawai Transjakarta telah mendapatkan vaksin.
"Nanti TJ harus memastikan, bahwa seluruh karyawan yang terlibat langsung harusnya sudah divaksin," ucap Riza di Balai Kota Rabu (1/9) malam.
Politikus Gerindra itu berujar sedianya seluruh tenaga kesehatan dan orang bekerja di pelayanan publik sudah 100 persen telah tervaksinasi. Namun ia pun berharap persentase sebagaimana disampaikan Eneng tidak sesuai dengan data dari PT Transjakarta.
"Sudah harus selesai mendekati 100 persen. mudah-mudahan angkanya tidak sebesar itu. Insya Allah nanti kita lastikan semua pelayanan publik sudah harus divaksin," tandasnya.
Sebelumnya, Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta menyoroti masih banyak petugas Transjakarta belum mendapatkan vaksin. Kondisi ini menjadi bahan kritik terhadap Pemprov yang dianggap kontradiktif dengan kebijakan wajib menunjukan kartu vaksin saat hendak menggunakan layanan transportasi umum.
Anggota Fraksi PSI sekaligus anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Eneng Malianasari mengatakan pada rapat di DPRD DKI Jakarta terungkap bahwa baru 60 persen pegawai Transjakarta sudah mendapatkan vaksinasi.
"Bagaimana bisa menuntut seluruh penumpang sudah wajib vaksin, tapi sebaliknya pekerja yang bertugas justru belum terlindungi vaksin? Seharusnya pelayan publik menjadi contoh dan kalau bisa mendekati 100 persen tervaksin," ujar Eneng, Rabu (1/9).
Kebijakan wajib vaksinasi di sektor transportasi massa juga tertuang di Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Jakarta Nomor 974 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Covid-19 yang ditetapkan pada 10 Agustus lalu dan tertulis syarat vaksinasi ditujukan kepada pengendara, petugas, dan pengguna.
Vaksinasi petugas Transjakarta sangat penting karena petugas kontak langsung dengan kerumunan penumpang di halte dan bus, sehingga memiliki risiko tinggi untuk tertular dan menulari virus.
Eneng meminta Transjakarta segera mencontoh PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang mewajibkan seluruh pegawai disuntik vaksin, sehingga tingkat vaksinasi mencapai 98 persen. Bahkan, PT KCI juga mengupayakan vaksinasi bagi anggota keluarga pegawainya.
"Seharusnya direksi Transjakarta memastikan seluruh pegawainya telah menjalani vaksinasi, sehingga penumpang merasa aman menggunakan transportasi massal,” tambahnya.
Belum lagi Pemprov DKI juga mulai memberlakukan aturan ganjil-genap dan juga terdapat kegiatan uji coba sekolah tatap muka.
"Aturan ganjil-genap membuat masyarakat berbondong-bondong pindah ke transportasi umum, sehingga jumlah penumpang meningkat dan berdesakan di dalam bus. Jangan sampai kendaraan pribadi dibatasi, tapi bus Transjakarta malah menjadi cluster penyebaran virus karena petugasnya tidak divaksin," ujar Eneng.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya