Wagub DKI: BOR Isolasi RS Rujukan Covid-19 Turun di Angka 9 Persen
Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan menyatakan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 terus mengalami penurunan. BOR isolasi terisi sebanyak 583 unit dari 6.332 yang disediakan.
"Cuma (terisi) 9 persen, ICU (unit yang tersedia) 1.166 terpakau 239 atau 20 persen," kata Riza di Jakarta, Selasa (21/9/2021).
Pemprov DKI juga terus mengejar program vaksinasi Covid-19 di Ibu Kota. Pemprov DKI telah menyuntikkan sebanyak 10.232.364 untuk dosis pertama dan 7.407.335 untuk dosis kedua.
"Kami imbau kepada warga Jakarta yang belum divaksin, segera datangi sentra-sentra vaksin, puskesmas kelurahan, tempat-tenpat di manapun adanya pelaksanaan vaksinasi, segerakan," jelas dia.
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti menyatakan pihaknya akan melakukan pengalihan beberapa rumah sakit rujukan Covid-19 untuk melayani pasien umum. Hal tersebut mengacu pada kasus Covid-19 di Jakarta yang mulai melandai.
"Kami berproses secara bertahap tim sudah turun ke rumah sakit, secara bertahap kita mengembalikan beberapa RS untuk memulai layanan non covid," kata Widyastuti.
Pemprov DKI telah menyediakan sebanyak 140 RS rujukan untuk penanganan Covid-19. Bahkan sejumlah RSUD dialihfungsikan untuk khusus penanganan Covid-19, seperti halnya di Pasar Minggu, Jakarta Selatan dan Cengkareng, Jakarta Barat.
Selain itu, Widyastuti menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan RS swasta ataupun milik pemerintah pusat.
Reporter: Ika Defianti
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya