Wagub DKI Ajak Masyarakat Antisipasi Lonjakan Omicron
Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berharap partisipasi aktif dari masyarakat untuk menekan laju penularan Omicron di Jakarta. Ia juga menyampaikan komitmen Pemprov DKI mengikuti segala kebijakan pemerintah pusat atas pengendalian penularan Omicron.
"Tentu semuanya membutuhkan partisipasi dukungan semua pihak khususnya bagi seluruh warga Jakarta dan Indonesia," katanya usai menghadiri acara sidang senat terbuka Universitas Insan Cita Indonesia, di Perpustakaan Nasional, Senin (17/1).
Dia mengungkapkan, persiapan DKI agar lonjakan penularan virus Omicron dapat terkendali menuntut peran aktif setiap masyarakat. Sebab menurutnya, Jakarta merupakan provinsi terbuka dengan tingkat mobilitas masyarakat sangat tinggi.
"DKI Jakarta sebagai ibu kota tempat transit dari warga negara asing, WNI yang datang dari luar negeri tentu punya potensi terpaparnya Omicron. Untuk itu DKI Jakarta bekerjasama dengan Satgas pusat, Menteri Perhubungan, Kemenkeu, Kemenkes, siap menghadapi medan perang dalam rangka melawan varian baru Omicron," jelasnya.
Penularan Covid-19 varian Omicron tercatat meningkat di Jakarta. Khususnya transmisi lokal. Pemerintah berencana mengeluarkan kebijakan baru. Yakni memperketat mobilitas keluar masuknya warga dari dan ke Jakarta.
"Hasil rapat yang dipimpin oleh Presiden dan Wapres juga memberikan arahan bagaimana agar diperketat orang keluar Jakarta," tutur Juru Bicara Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi melalui virtual, Minggu (16/1).
Sejauh ini belum dipaparkan secara rinci teknis pengetatan mobilitas warga keluar masuk ibu kota. Namun salah satu yang rencananya digalakkan berkaitan dengan vaksinasi Covid-19 dan disiplin protokol kesehatan.
"Jangan keluar rumah kalau tidak tidak penting," katanya.
Diperkirakan, puncak penularan Omicron akan terus terjadi sampai akhir Februari 2022. Bahkan pertengahan Maret 2022.
Pemerintah tengah melakukan persiapan dan merampungkan langkah dan strategi memerangi penyebaran Covid-19 varian Omicron.
"Terutama di Jakarta," tutup Masduki.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya