Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wagub: Banjir di Jakarta Tidak akan Bisa Tuntas Satu Periode

Wagub: Banjir di Jakarta Tidak akan Bisa Tuntas Satu Periode Banjir di kawasan Jatinegara. ©2020 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan penyelesaian banjir tidak dapat tuntas hanya satu periode kepemimpinan gubernur. Namun demikian, setiap periode Gubernur memiliki masing-masing cara mengatasi masalah laten ibu kota ini.

"Memang mengatasi banjir ini perlu waktu, tidak bisa satu periode kepemimpinan gubernur selesai," ucap Riza, Selasa (2/11).

Terlebih lagi, imbuh Riza, kompleksitas penanganan banjir bertambah seiring tingkat curah hujan yang ekstrem akibat perubahan iklim. Belum lagi, secara topografi, Jakarta merupakan dataran yang rendah.

Ia pun menyinggung permasalahan banjir bahkan sudah menjadi masalah utama di era kepemimpinan Gubernur DKI sebelumnya yaitu Sutiyoso, Fauzi Bowo, Joko Widodo, Basuki Tjahaja Purnama, dan Djarot Saiful Hidayat.

"Jadi dari gubernur sebelumnya, dari sebelum zaman Bang Yos, Bang Foke, Jokowi, Ahok, Pak Djarot sekarang Pak Anies, semua terus nanti siapapun berikutnya punya program pencegahan, penanganan, pengendalian banjir," ucapnya.

"Yang penting dalam satu periode ini teman-teman ada progres yang baik yang signifikan terkait pengendalian banjir," harapnya.

Riza juga menyampaikan penanggulangan banjir yang diakibatkan hujan lokal yaitu menambah kapasitas daya tampung air. Program gerebek lumpur, sumur resapan, menjadi upaya Pemprov menanggulangi banjir dampak dari hujan lokal.

"Menghadapi banjir dari hujan lokal itu kita meningkatkan daya tampung air dengan cara melakukan program-program pengerukan situ, waduk, embung dan lain-lain," ujarnya.

Riza menambahkan, upaya Pemprov dalam penanggulangan banjir yaitu menyediakan alat ukur curah hujan yang tersebar di 267 titik.

"Kita juga ada program sistem early warning juga alat ukur curah hujan juga ada," ungkap.

Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Muhammad Insyaf menyampaikan, hujan deras sejak siang tadi mengakibatkan 13 RT terdampak banjir.

"Hingga pukul 18.00 WIB, informasi Banjir saat ini 13 RT atau 0,043 persen dari 30.470 RT yang ada di DKI Jakarta," ucap Insyaf.

Berikut daftar RT yang terendam banjir;

- Kel. Lubang BuayaKetinggian : 40 cm dengan jumlah 1 RTPenyebab : Luapan Kali Sunter

- Kel. Cipinang MelayuKetinggian : 40 s.d 55 cm dengan jumlah 9 RTPenyebab : Luapan Kali Sunter

- Kel. Cipinang MuaraKetinggian : 40 dengan jumlah 3 RTPenyebab : Luapan Kali Sunter.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP