Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Wacana hapus premium di DKI, Ahok bakal paksa pemotor naik bus

Wacana hapus premium di DKI, Ahok bakal paksa pemotor naik bus Premium habis. ©2015 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok, mengusulkan distribusi BBM jenis premium di Jakarta disetop. Jika itu terlaksana, dia bakal memaksa para pengendara sepeda motor dapat beralih menggunakan bus.

"Pengendara motor, kami dorong naik bus. Kalau (tarif) bus lebih murah dari motor, saya harap orang mau parkirkan motornya dan naik bus," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Kamis (4/2).

Bukan tanpa sebab Ahok mengusulkan penyetopan distribusi BBM jenis Premium di Ibu Kota. Ahok mengklaim, bila itu terlaksana maka akan menguntungkan negara dan menghemat APBN.

Selain itu, lanjut Ahok, penyetopan premium di Jakarta juga dapat mengurangi kadar polusi. "Pertamina juga pasti senang dong. Dia untung," terangnya.

Sebelumnya, wacana Ahok ini mendapat kritik keras DPRD DKI. Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Mohamad Taufik menilai rencana itu sangat tidak berdasar. Dia menganggap banyak masyarakat kalangan bawah yang masih menggunakan premium untuk aktivitas sehari-hari.

"Enggak segampang itu berpikirnya, yang membutuhkan (premium) tuh banyak. Jangan dipikir premium itu enggak dipakai orang kaya. Yang punya motor itu jangan dianggap orang berkemampuan. Itu cara berpikir yang salah," kata Taufik, Rabu (3/2) kemarin.

Lebih lanjut, kata dia, tidak semua masyarakat memiliki penghasilan yang besar. Sehingga dia yakin akan banyak gelombang penolakan atas rencana mantan Bupati Belitung Timur ini.

"Jakarta itu lahir kan bukan langsung jadi orang kaya. Orang lahir kan enggak semua kayak dia orang kayak," tegasnya.

(mdk/ang)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP