Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Usai demo di Monas, 10 perwakilan sopir sambangi Kemenko Polhukam

Usai demo di Monas, 10 perwakilan sopir sambangi Kemenko Polhukam Demo sopir taksi. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Usai melakukan aksi di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat hingga kawasan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), ratusan sopir taksi dan Bajaj yang tergabung dalam Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD) bergerak menuju gedung Kementerian Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam). Ratusan sopir itu ingin meminta penjelasan oleh pemerintah terkait transportasi berbasis online setelah perwakilan PPAD sebelumnya dipersilakan bertemu Presiden Jokowi.

"Sekarang kita mau ke Kemen Polhukam tadi kita sudah diterima di Istana oleh deputi kementerian sekretaris negara, Hubungan kelembagaan dan kemasyarakatan, Deden Wildan," kata Humas Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD), Suharto di Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (22/3).

Ada sepuluh orang perwakilan PPAD yang diterima Kemenko Polhukam. Menurut Suharto, mereka akan meminta penjelasan dari pemerintah terkait layanan transportasi berbasis online tersebut.

"Pertama kita ke Kemenkominfo terus tadi kita turun kejalan terus tadi ke Istana tapi enggak ada presiden sekarang kita mau ke Kemenko Polhukam besar harapan kita bisa selesaikan," tandasnya.

Diketahui, hari ini ribuan sopir taksi, angkot, dan bajaj melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Jalan Merdeka Barat hingga DPR. Dalam aksi unjuk rasa taksi sejumlah sopir sempat terlibat aksi lempar batu dengan pengemudi ojek online. Ada pula kaca taksi yang dipecahkan. Mereka berdemo menolak peredaran angkutan umum berbasis online.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP