Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Uji coba ganjil genap 20 Juli, sosialisasi mulai dilakukan

Uji coba ganjil genap 20 Juli, sosialisasi mulai dilakukan Kemacetan. ©2013 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Pemprov DKI bakal menerapkan sistem ganjil genap sebagai pengganti 3 in 1 yang telah dihapus beberapa waktu lalu. Sistem pembatasan kendaraan ini akan diujicobakan pada 20 Juli mendatang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono mengungkapkan, kebijakan ganjil genap merupakan transisi sebelum implementasi ERP atau jalan berbayar yang hingga kini belum juga terealisasi. ERP rencana lama yang saat ini baru proses lelang.

"Hasil kesepakatan FGD (Forum Group Discussion) yang diselenggarakan oleh Dishubtrans Provinsi DKI tanggal 17 Juni 2016 yang diikuti oleh para stakeholders, disepakati bahwa alternatif pengganti 3 in 1 adalah sistem genap ganjil sebagai kebijakan transisi sebelum implementasi ERP," kata Awi kepada wartawan, Senin (20/6).

Awi mengungkapkan, alasan pemberlakuan ganjil genap karena mudah dipahami dan proporsionalitas.

"Untuk proses pelaksanaan ganjil genap itu sendiri akan melalui pentahapan sosialisasi, uji coba, dan pelaksanaannya," ungkap Awi.

Sosialisasi uji coba ini mulai dilakukan 28 Juni hingga 19 Juli mendatang.

"Untuk tahap uji coba akan dilaksanakan tanggal 20 Juli sampai dengan 20 Agustys 2016, dan tahap pelaksanaan tanggal 23 Agustus 2016," paparnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP