Tutup Kali Item dengan jaring halus saat Asian Games, DKI tak mau ambil risiko
Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta memutuskan menutup Kali Item di kawasan Kemayoran, Jakarta Utara. Penutupan ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan pada atlet yang menginap Wisma Atlet Kemayoran.
Alasan penutupan kali menggunakan jaring halus hitam agar aroma tak sedap tidak begitu menyengat.
"Kita yakin apa yang kita lakukan sudah maksimal dan mengenai jaring itu sudah dibahas, kita sudah mengambil double, triple protection. Saya sampaikan tadi ke temen Inasgoc bahwa kita enggak mau ngambil risiko sama sekali, kemarin sudah hilang aromanya tapi untuk memastikan ga ada potensi dan risikonya kita ambil langkah untuk mengurangi risiko," kata Sandi di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (23/7)
Sandiaga mengakui persiapan Asian Games di Jakarta banyak mendapat sorotan dari media asing. Sehingga, DKI Jakarta sebagai tuan rumah akan berupaya sebaik mungkin menunjukkan persiapan menyambut perhelatan Agustus mendatang.
"Ya saya udah lihat dari channel NewsAsia tapi inilah Indonesia bahwa kita partisipatif kolaboratif media asing boleh menyorot kita, tapi kita akan tunjukkan ke media asing bahwa ini Asian Games terbaik, sama kayak di Rusia kemarin World Cup semua banyak yang menyoroti dan ternyata WC di Rusia yang terbaik paling rapi paling terorganisir," katanya
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan alasan Pemprov menggunakan kain hitam. "Kain hitam itu sebetulnya itu jaring tipis di Kali Item. Jadi Kali Sentiong biasa dijuluki kali item itu memiliki masalah polusi cukup tinggi. Air yang mengalir ke sana polusinya tinggi sampai kalinya disebut Kali Item sudah bertahun-tahun warnanya hitam. Tapi bukan hanya warnanya, aromanya juga," kata Anies.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya