Tuntut pembatalan larangan parkir, massa demo kantor Jokowi
Merdeka.com - Solidaritas Juru Parkir Pengusaha Pedagang Kecil dan Karyawan (Sojupek) menggelar demonstrasi di depan Balai Kota Jakarta. Mereka menuntut pembatalan larangan parkir 24 jam di sepanjang Jalan Hayam Wuruk-Gajah Mada hingga Pasar Glodok.
"Kami keberatan, Pak Pristono harus menarik kembali keputusan itu atas nama Kepala Dishub DKI," ujar perwakilan Sojupek, Lambertus, di depan Balai Kota Jakarta, Kamis (6/12).
Menurutnya, saat ini papan larangan sudah dipasang dan akan diberlakukan. Hal ini yang memberatkan mereka yang berjualan di pinggir jalan.
"Kami dari pedagang yang ada di situ tergabung dalam Sujupek, tak sependapat dengan pemberlakuan larangan parkir tersebut," jelasnya.
Dampak dari diberlakukan pelarangan parkir ini terhadap mereka yakni kehilangan pekerjaan terutama para petugas parkir.
"Kalau hanya alasan ketertiban masyarakat tentu sudah terjamin," tandasnya.
Dia mengatakan, Kepala Dinas Perhubungan seharusnya berkoordinasi terlebih dahulu untuk menata parkir. Sebab, sebagian besar warga di lokasi menggantungkan hidup sebagai juru parkir.
"Jika tak memiliki pekerjaan mereka bisa saja melakukan ancaman untuk berbuat tindakan kriminal," tandasnya.
Saat ini, 10 orang perwakilan pedagang Hayam Wuruk Indah (HWI) dan Sojupek sedang bertemu dengan Biro Hukum Pemprov DKI yang dikonfrontasikan dengan perwakilan PD Pasar Jaya dan Koperasi Pengurus Pasar (Koppas) HWI. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya